
Review Process Policy
KEBIJAKAN PROSES PENELAAHAN
1. Kebijakan Penelaahan Sejawat (Peer Review Policy)
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) menerapkan proses penelaahan sejawat (peer review) untuk mengevaluasi kualitas, orisinalitas, relevansi, kontribusi ilmiah, serta kelayakan publikasi setiap manuskrip yang dikirimkan. Proses ini merupakan bagian penting dari mekanisme penjaminan mutu publikasi ilmiah yang bertujuan memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar akademik, etika publikasi, dan ruang lingkup jurnal.
Penelaahan sejawat dilakukan untuk menilai ketepatan perumusan masalah dan tujuan penelitian, kesesuaian desain dan metode, karakteristik sampel atau partisipan, kualitas instrumen dan pengumpulan data, ketepatan analisis statistik atau analisis kualitatif, keandalan hasil, serta kontribusi temuan bagi ilmu keperawatan, pengembangan teknologi kesehatan, dan praktik pelayanan kesehatan berbasis bukti.
Keputusan penerimaan atau penolakan manuskrip didasarkan pada kualitas substansi ilmiah, hasil penilaian reviewer, kepatuhan terhadap kebijakan jurnal, dan pertimbangan editorial yang independen. Seluruh tahapan penelaahan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, kerahasiaan, keadilan, serta integritas akademik.
2. Pemeriksaan Awal Editorial (Initial Editorial Screening)
Target Waktu Pemeriksaan Awal
7 Hari Kerja
Setiap manuskrip yang dikirimkan ke Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal oleh tim editorial untuk menilai kesesuaiannya dengan ruang lingkup jurnal, kepatuhan terhadap pedoman penulisan penulis (Author Guidelines), orisinalitas karya, kelengkapan dokumen, serta kualitas akademik dasar manuskrip.
Pemeriksaan awal mencakup beberapa aspek berikut:
- Kesesuaian topik dan substansi manuskrip dengan fokus serta ruang lingkup NCHAT, khususnya ilmu keperawatan, teknologi kesehatan, dan disiplin kesehatan yang relevan.
- Kelengkapan struktur manuskrip, format penulisan, informasi kepengarangan, dan dokumen pendukung sesuai dengan template jurnal.
- Orisinalitas karya dan kemungkinan kesamaan substansial dengan publikasi sebelumnya.
- Kejelasan latar belakang, tujuan penelitian, rancangan penelitian, metode pengumpulan dan analisis data, serta temuan utama yang dilaporkan.
- Kelengkapan informasi persetujuan etik penelitian, persetujuan partisipan atau pasien apabila diperlukan, perlindungan kerahasiaan data kesehatan, pendanaan, dan konflik kepentingan.
- Kelayakan ilmiah dasar manuskrip untuk diteruskan ke proses penelaahan sejawat.
Tim editorial dapat menolak manuskrip tanpa melanjutkannya ke penelaahan eksternal (desk rejection) apabila manuskrip berada di luar ruang lingkup jurnal, tidak memenuhi persyaratan minimum publikasi ilmiah, atau menimbulkan kekhawatiran serius mengenai orisinalitas maupun kepatuhan terhadap etika publikasi.
Manuskrip yang hanya memerlukan perbaikan teknis, seperti penyesuaian template, perbaikan struktur, pelengkapan informasi, atau koreksi format referensi, dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki sebelum diteruskan ke tahap penelaahan sejawat.
Target pemeriksaan awal adalah tujuh hari kerja sejak manuskrip diterima dalam sistem pengiriman jurnal dengan dokumen yang diperlukan. Waktu aktual dapat berbeda apabila diperlukan klarifikasi atau pelengkapan berkas.
3. Metode Penelaahan Sejawat (Peer Review Method)
NCHAT menggunakan sistem penelaahan sejawat anonim ganda (double-anonymous peer review atau double-blind peer review) sebagai mekanisme penilaian ilmiah terhadap manuskrip yang telah memenuhi persyaratan pemeriksaan awal editorial.
Double-Anonymous Peer Review
Dalam sistem penelaahan anonim ganda, identitas penulis disamarkan dari reviewer dan identitas reviewer tidak diungkapkan kepada penulis selama proses penelaahan. Mekanisme ini bertujuan mengurangi kemungkinan bias yang berkaitan dengan identitas, reputasi akademik, afiliasi institusi, maupun hubungan profesional antara penulis dan reviewer.
Reviewer dipilih berdasarkan kompetensi ilmiah, pengalaman akademik, keahlian metodologis, serta kesesuaian kepakaran dengan substansi manuskrip, misalnya penelitian keperawatan klinis, kesehatan masyarakat, teknologi kesehatan, atau epidemiologi.
Manuskrip yang memenuhi persyaratan awal ditugaskan kepada reviewer independen yang memiliki keahlian relevan. Penunjukan reviewer dilakukan oleh editor dengan memperhatikan objektivitas, potensi konflik kepentingan, dan kemampuan reviewer untuk memberikan evaluasi ilmiah secara konstruktif.
Dalam pelaksanaan penelaahan anonim ganda, nama, afiliasi, dan informasi lain yang dapat mengidentifikasi penulis dalam berkas telaah harus disamarkan sesuai dengan prosedur jurnal. Reviewer juga diwajibkan menjaga kerahasiaan identitas, informasi manuskrip, serta seluruh dokumen yang diperoleh selama proses penelaahan.
Apabila diperlukan, editor dapat menunjuk reviewer tambahan atau meminta pendapat ahli untuk menilai aspek desain penelitian, analisis statistik, metodologi kualitatif, keselamatan pasien, teknologi kesehatan, maupun persoalan khusus lain yang memerlukan kompetensi tertentu.
4. Kriteria Penelaahan Manuskrip (Review Criteria)
Reviewer diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manuskrip berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, metodologi, validitas temuan, etika penelitian kesehatan, dan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu keperawatan dan teknologi kesehatan.
Aspek utama yang dinilai meliputi:
- Kesesuaian Ruang Lingkup: Relevansi substansi manuskrip dengan fokus dan ruang lingkup NCHAT.
- Orisinalitas dan Kontribusi Ilmiah: Kebaruan pertanyaan, pendekatan, metode, atau temuan serta kontribusinya terhadap ilmu keperawatan, inovasi teknologi kesehatan, atau peningkatan mutu layanan kesehatan.
- Kejelasan Permasalahan dan Tujuan: Ketepatan identifikasi masalah kesehatan atau kesenjangan pengetahuan, argumentasi ilmiah yang mendasari penelitian, serta kejelasan tujuan dan hipotesis apabila relevan.
- Ketepatan Metode Penelitian: Kesesuaian desain penelitian dengan tujuan, penentuan populasi dan sampel atau partisipan, teknik sampling, instrumen, prosedur pengumpulan data, pengendalian bias, serta metode analisis yang digunakan.
- Validitas Hasil dan Analisis: Keakuratan data, kesesuaian luaran dengan tujuan, ketepatan metode analisis, pelaporan ukuran efek dan ketidakpastian bila relevan, serta konsistensi hasil dengan bukti yang disajikan.
- Kualitas Pembahasan dan Interpretasi: Kemampuan penulis menginterpretasikan hasil secara kritis, membandingkannya dengan bukti penelitian terdahulu, menjelaskan keterbatasan dan potensi bias, serta menguraikan implikasi bagi praktik klinis, pendidikan, penelitian, atau kebijakan kesehatan.
- Kualitas Penyajian Manuskrip: Kejelasan struktur penulisan, mutu bahasa akademik, konsistensi istilah dan satuan, kualitas tabel dan gambar, serta kesesuaian sitasi, referensi, dan pedoman pelaporan penelitian yang relevan.
- Kepatuhan terhadap Etika Publikasi: Orisinalitas karya, ketepatan atribusi sumber, persetujuan etik dan persetujuan partisipan bila diwajibkan, perlindungan kerahasiaan pasien, pengungkapan konflik kepentingan, serta transparansi data dan metode.
Reviewer diharapkan memberikan komentar yang spesifik, objektif, konstruktif, dan didukung alasan ilmiah untuk membantu penulis meningkatkan kualitas manuskrip.
Selain memberikan komentar, reviewer menyampaikan rekomendasi editorial sebagai bahan pertimbangan bagi editor. Rekomendasi reviewer tidak secara otomatis menentukan hasil akhir karena keputusan penerbitan tetap menjadi kewenangan editor yang bertanggung jawab.
5. Keputusan Editorial (Editorial Decisions)
Berdasarkan hasil penelaahan reviewer, evaluasi substansi manuskrip, serta pertimbangan editorial, manuskrip dapat memperoleh salah satu keputusan berikut.
5.1. Diterima (Accept)
Manuskrip dinyatakan layak diterbitkan karena telah memenuhi standar ilmiah, kebijakan editorial, dan persyaratan publikasi jurnal, tanpa memerlukan perubahan substansial lebih lanjut. Manuskrip selanjutnya diproses melalui tahapan penyuntingan dan persiapan penerbitan.
5.2. Revisi Minor (Minor Revision)
Manuskrip memerlukan perbaikan terbatas yang tidak mengubah substansi utama artikel, seperti penyempurnaan bahasa, kejelasan uraian, kelengkapan referensi, penyajian tabel atau gambar, dan penyesuaian teknis lainnya. Keputusan penerimaan akhir diberikan setelah perbaikan dinilai memadai.
5.3. Revisi Mayor (Major Revision)
Manuskrip memerlukan perbaikan substansial yang berkaitan dengan perumusan masalah, desain dan metode penelitian, analisis data, penyajian hasil, pembahasan, interpretasi, atau aspek ilmiah penting lainnya. Manuskrip yang telah direvisi dapat dikembalikan kepada reviewer untuk penilaian ulang sebelum keputusan akhir ditetapkan.
5.4. Ditolak (Reject)
Manuskrip ditolak apabila tidak memenuhi standar ilmiah atau kebijakan jurnal, berada di luar ruang lingkup publikasi, mengandung kelemahan metodologis yang mendasar, tidak memiliki kontribusi ilmiah yang memadai, atau menunjukkan permasalahan etika publikasi yang tidak dapat diselesaikan melalui revisi.
Editor dapat meminta penelaahan tambahan apabila hasil reviewer menunjukkan perbedaan penilaian yang substansial atau masih terdapat permasalahan ilmiah yang memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan manuskrip ditetapkan oleh Editor in Chief atau editor yang memiliki kewenangan sesuai dengan struktur editorial jurnal.
6. Revisi dan Pengiriman Kembali Manuskrip
Penulis yang menerima keputusan revisi wajib memperbaiki manuskrip berdasarkan komentar dan rekomendasi reviewer serta editor. Revisi harus dilakukan secara cermat untuk memastikan bahwa setiap permasalahan yang dikemukakan telah ditanggapi dengan tepat.
Manuskrip yang telah diperbaiki harus dikirimkan kembali melalui sistem OJS bersama dokumen tanggapan terhadap reviewer (response to reviewers) yang menjelaskan perbaikan secara terperinci untuk setiap komentar (point-by-point response).
Dokumen tanggapan revisi sekurang-kurangnya memuat:
- Komentar atau rekomendasi yang diberikan oleh reviewer dan editor.
- Tanggapan penulis terhadap setiap komentar secara jelas, sistematis, dan profesional.
- Penjelasan mengenai bagian manuskrip yang telah diperbaiki, termasuk lokasi halaman, paragraf, tabel, atau gambar apabila relevan.
- Alasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan apabila terdapat rekomendasi reviewer yang tidak diterapkan.
Apabila penulis tidak sependapat dengan suatu rekomendasi reviewer, penulis diperkenankan menyampaikan argumentasi akademik yang jelas dan didukung bukti yang relevan. Perbedaan pendapat harus disampaikan secara profesional dan tidak mengandung pernyataan yang bersifat menyerang pribadi.
Tim editorial dapat meminta revisi tambahan apabila terdapat komentar penting yang belum dijawab secara memadai atau ditemukan persoalan baru dalam manuskrip yang telah diperbaiki.
Manuskrip revisi dapat ditelaah kembali oleh reviewer sebelumnya atau reviewer lain apabila diperlukan untuk memastikan bahwa perbaikan telah memenuhi standar kualitas ilmiah yang ditetapkan jurnal.
7. Etika Reviewer dan Kerahasiaan
Seluruh reviewer Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) wajib melaksanakan penelaahan manuskrip dengan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan, objektivitas, integritas, independensi, dan profesionalisme akademik.
Dalam melaksanakan tugas penelaahan, reviewer wajib:
- Memperlakukan manuskrip dan seluruh dokumen pendukung sebagai informasi rahasia yang tidak boleh disebarluaskan tanpa persetujuan editor.
- Melakukan penilaian secara objektif berdasarkan kualitas ilmiah manuskrip dan tidak dipengaruhi hubungan pribadi, kepentingan institusional, atau pertimbangan yang tidak relevan.
- Mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang nyata, potensial, atau dapat memengaruhi independensi penilaian sebelum menerima penugasan penelaahan.
- Tidak menggunakan informasi, data, gagasan, atau hasil penelitian yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi, profesional, atau keuntungan pihak lain.
- Tidak menyerahkan atau mendelegasikan tugas penelaahan kepada individu lain tanpa memperoleh izin terlebih dahulu dari editor yang bertanggung jawab.
- Menyampaikan hasil penelaahan dengan bahasa yang sopan, objektif, konstruktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas manuskrip.
- Segera melaporkan secara rahasia kepada editor apabila menemukan indikasi plagiarisme, fabrikasi data, manipulasi hasil, pelanggaran etika penelitian, atau permasalahan integritas ilmiah lainnya.
- Memberitahukan editor apabila terdapat keadaan yang menghambat penyelesaian penelaahan dalam waktu yang telah disepakati.
Reviewer tidak diperkenankan menggunakan proses penelaahan untuk memperoleh keuntungan akademik yang tidak semestinya, memaksakan sitasi terhadap karya sendiri yang tidak relevan, atau melakukan tindakan yang dapat merugikan penulis maupun integritas proses editorial.
Ketentuan etika reviewer mengacu pada prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE) Ethical Guidelines for Peer Reviewers.
8. Durasi dan Tahapan Proses Penelaahan (Review Duration)
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) menetapkan target penyelesaian proses editorial, penelaahan sejawat, revisi, dan persiapan penerbitan dalam waktu sekitar dua belas (12) minggu atau tiga bulan sejak manuskrip dikirimkan, untuk pengajuan yang mengikuti alur pemrosesan standar.
Jangka waktu tersebut merupakan target operasional dan bukan jaminan bahwa seluruh manuskrip akan memperoleh keputusan atau diterbitkan dalam periode yang sama. Durasi aktual dapat berbeda bergantung pada ketersediaan reviewer, kompleksitas manuskrip, kebutuhan klarifikasi, ketepatan waktu revisi penulis, serta jumlah putaran penelaahan yang diperlukan.
TARGET DURASI PROSES EDITORIAL
12 Minggu
Sekitar 3 bulan sejak pengiriman manuskrip
8.1. Jadwal Tahapan Editorial dan Penelaahan
| No. | Tahapan Editorial | Target Durasi | Perkiraan Periode |
|---|---|---|---|
| 1 | Pemeriksaan Awal Editorial | 7 hari kerja | Minggu 1–2 |
| 2 | Undangan dan Penugasan Reviewer | 1 minggu | Minggu 2–3 |
| 3 | Penelaahan Sejawat Tahap Pertama | 3 minggu | Minggu 3–6 |
| 4 | Revisi Penulis Tahap Pertama | 2 minggu | Minggu 6–8 |
| 5 | Penilaian Ulang Manuskrip Revisi | 2 minggu | Minggu 8–10 |
| 6 | Keputusan Akhir Editorial | 1 minggu | Minggu 10–11 |
| 7 | Penyuntingan dan Persiapan Penerbitan | 1 minggu | Minggu 11–12 |
| TOTAL TARGET DURASI | 12 minggu | Sekitar 3 bulan | |
8.2. Ketentuan mengenai Durasi Penelaahan
Jadwal yang tercantum pada tabel merupakan perkiraan waktu penyelesaian setiap tahapan editorial untuk manuskrip yang diproses dalam kondisi standar. Pelaksanaan beberapa kegiatan administratif dapat berlangsung secara berdekatan atau saling beririsan agar proses penelaahan berjalan secara efisien.
Manuskrip yang memerlukan revisi mayor berulang, penelaahan tambahan, pemeriksaan etika, atau klarifikasi data dapat membutuhkan waktu lebih panjang daripada target yang telah ditetapkan.
Penulis diharapkan memberikan tanggapan terhadap permintaan revisi sesuai dengan batas waktu yang diinformasikan oleh editor. Apabila membutuhkan perpanjangan waktu, penulis dapat menyampaikan permohonan kepada tim editorial sebelum batas waktu revisi berakhir.
Penyelesaian proses penelaahan dalam waktu dua belas minggu tidak secara otomatis menjamin penerimaan maupun penerbitan artikel. Penentuan edisi publikasi mengikuti keputusan editorial dan jadwal penerbitan jurnal yang berlaku.
9. Pengajuan Banding terhadap Keputusan Editorial (Appeals)
Penulis yang tidak menyetujui keputusan editorial dapat mengajukan permohonan banding secara tertulis kepada Kantor Editorial Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT).
Permohonan banding harus disertai alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama apabila penulis menemukan kesalahan faktual, ketidaksesuaian prosedur, dugaan konflik kepentingan, atau informasi ilmiah penting yang belum dipertimbangkan secara memadai dalam proses pengambilan keputusan.
Banding tidak dimaksudkan sebagai mekanisme untuk menolak setiap kritik reviewer atau untuk meminta perubahan keputusan tanpa dasar ilmiah yang relevan.
Editor in Chief atau editor independen yang ditunjuk akan menilai permohonan banding berdasarkan informasi dan bukti yang disampaikan. Apabila diperlukan, editor dapat meminta pendapat tambahan dari reviewer independen atau anggota dewan editorial yang tidak terlibat dalam keputusan awal.
Hasil pemeriksaan banding akan disampaikan kepada penulis melalui saluran komunikasi resmi jurnal. Keputusan yang ditetapkan melalui proses banding didasarkan pada kualitas ilmiah, keadilan prosedural, integritas akademik, dan kebijakan editorial yang berlaku.
10. Etika Publikasi (Publication Ethics)
Seluruh proses penelaahan sejawat dalam Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) dilaksanakan dengan mengacu pada kebijakan etika publikasi jurnal dan prinsip-prinsip yang diakui dalam penerbitan ilmiah.
Editor dan reviewer bertanggung jawab menjaga keadilan, objektivitas, kerahasiaan, independensi, serta integritas akademik selama proses evaluasi manuskrip.
Setiap dugaan pelanggaran etika publikasi, termasuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi hasil, manipulasi sitasi, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, atau penyalahgunaan proses penelaahan sejawat, harus ditangani sesuai dengan prosedur dan kebijakan etika publikasi jurnal.
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) berkomitmen menjaga kepercayaan penulis, reviewer, pembaca, dan masyarakat ilmiah melalui penerapan proses penelaahan sejawat yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Komitmen terhadap Kualitas Penelaahan Sejawat
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) berkomitmen menyelenggarakan proses penelaahan sejawat yang objektif, sistematis, adil, dan bertanggung jawab. Melalui pemeriksaan awal editorial, penilaian oleh reviewer yang memiliki keahlian relevan, mekanisme revisi yang konstruktif, serta pengambilan keputusan independen, jurnal berupaya memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memberikan kontribusi ilmiah yang bermakna bagi pengembangan ilmu keperawatan, inovasi teknologi kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis bukti.
Rujukan Kebijakan
Kebijakan penelaahan sejawat ini disusun dengan memperhatikan prinsip-prinsip etika publikasi dari Committee on Publication Ethics (COPE), khususnya mengenai tanggung jawab editor, etika reviewer, konflik kepentingan, dan integritas proses penilaian ilmiah.
- Committee on Publication Ethics (COPE). Ethical Guidelines for Peer Reviewers. Panduan Etika Reviewer COPE.
- Committee on Publication Ethics (COPE). COPE Core Practices. COPE Core Practices.







