Conflict of Interest

KEBIJAKAN KONFLIK KEPENTINGAN

Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) berkomitmen menjunjung tinggi transparansi, objektivitas, independensi, dan integritas dalam seluruh proses penerbitan ilmiah. Setiap pihak yang terlibat dalam proses penerbitan, termasuk penulis, reviewer, editor, anggota Dewan Editor, staf pengelola jurnal, dan penerbit, wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang nyata, potensial, maupun yang secara wajar dapat dipersepsikan memengaruhi independensi dan pertimbangan profesional mereka.

Pengungkapan konflik kepentingan diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan penelitian, termasuk penelitian klinis, evaluasi intervensi keperawatan, pengembangan teknologi kesehatan, proses penelaahan sejawat, pengambilan keputusan editorial, dan penerbitan artikel dilaksanakan secara adil, transparan, dan bebas dari pengaruh kepentingan yang tidak semestinya.

Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada prinsip-prinsip Committee on Publication Ethics (COPE) mengenai pengungkapan dan pengelolaan konflik kepentingan, sebagaimana dijelaskan dalam COPE Ethics Toolkit for a Successful Editorial Office, yang menekankan pentingnya definisi yang jelas, mekanisme pengungkapan, serta prosedur identifikasi dan penanganan konflik kepentingan sebelum maupun setelah publikasi.

1. Definisi Konflik Kepentingan

Konflik kepentingan (conflict of interest) merupakan keadaan ketika hubungan, kepentingan, atau keterlibatan pribadi, finansial, profesional, akademik, institusional, maupun kepentingan lainnya dapat memengaruhi atau secara wajar dianggap berpotensi memengaruhi objektivitas dan independensi seseorang dalam melaksanakan penelitian keperawatan dan kesehatan, pengembangan atau evaluasi teknologi kesehatan, menelaah manuskrip, mengambil keputusan editorial, atau mengelola proses penerbitan ilmiah.

Konflik kepentingan dapat terjadi meskipun tidak terdapat bukti bahwa suatu kepentingan telah memengaruhi keputusan atau hasil penelitian. Oleh karena itu, setiap kepentingan yang berpotensi menimbulkan keraguan terhadap independensi dan objektivitas harus diungkapkan secara terbuka agar dapat dinilai dan dikelola dengan tepat.

Bentuk konflik kepentingan dapat mencakup:

  1. Kepentingan Finansial: Kepemilikan saham, honorarium, konsultansi berbayar, dukungan pendanaan, imbalan finansial, atau hubungan ekonomi lainnya yang berkaitan dengan penelitian, pengembangan teknologi kesehatan, atau manuskrip.
  2. Kepentingan Profesional: Hubungan pekerjaan, jabatan, kerja sama profesional, hubungan supervisi, atau keterlibatan dalam kegiatan yang dapat memengaruhi independensi penilaian.
  3. Kepentingan Akademik: Persaingan akademik, kolaborasi penelitian, kepentingan terhadap hasil publikasi, hubungan pembimbingan, atau komitmen intelektual tertentu yang berpotensi memengaruhi objektivitas.
  4. Kepentingan Pribadi: Hubungan keluarga, persahabatan dekat, hubungan pribadi, atau konflik interpersonal yang dapat memengaruhi penilaian ilmiah dan keputusan editorial.
  5. Kepentingan Institusional: Hubungan afiliasi, kerja sama kelembagaan, kepentingan organisasi, atau keterkaitan institusional lainnya yang berpotensi memengaruhi independensi proses publikasi.
  6. Kepentingan Nonfinansial Lainnya: Komitmen ideologis, pandangan intelektual, kepentingan reputasi, atau hubungan lain yang dapat memengaruhi atau dipersepsikan memengaruhi objektivitas profesional.

Dalam bidang keperawatan dan teknologi kesehatan, konflik kepentingan dapat berkaitan dengan dukungan industri farmasi atau alat kesehatan, keterlibatan dalam pengembangan aplikasi atau perangkat medis yang dievaluasi, kepemilikan paten, hubungan dengan fasilitas pelayanan kesehatan, pendanaan uji klinis, atau kepentingan terhadap hasil evaluasi suatu intervensi. Hubungan tersebut tidak serta-merta menunjukkan pelanggaran, tetapi harus diungkapkan apabila relevan agar dapat dinilai secara transparan.

Sesuai dengan prinsip COPE, seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan ilmiah diharapkan mengungkapkan konflik kepentingan secara jelas dan bekerja sama dalam penerapan tindakan pengelolaan yang diperlukan untuk melindungi integritas proses publikasi.

2. Tanggung Jawab Penulis

Seluruh penulis yang mengirimkan manuskrip ke Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) wajib mengungkapkan setiap kepentingan finansial maupun nonfinansial yang dapat memengaruhi pelaksanaan penelitian, interpretasi hasil, penyusunan manuskrip, atau penyajian temuan ilmiah.

Pengungkapan tersebut harus mencakup sumber pendanaan, hubungan pekerjaan, kegiatan konsultansi, honorarium, kepemilikan saham atau paten, dukungan dari perusahaan farmasi atau produsen alat kesehatan, hubungan pribadi, afiliasi institusional, serta kepentingan lain yang berkaitan dengan manuskrip yang dikirimkan.

Penulis juga wajib menjelaskan peran organisasi atau lembaga pemberi dana, apabila ada, dalam perancangan penelitian, pengumpulan data, analisis data, interpretasi hasil, penyusunan manuskrip, serta pengambilan keputusan untuk mengirimkan manuskrip ke jurnal.

Apabila pemberi dana tidak terlibat dalam tahapan tersebut, penulis dapat menyatakan secara jelas bahwa pemberi dana tidak memiliki peran dalam desain, pelaksanaan, analisis, interpretasi, atau keputusan publikasi. Pernyataan harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

Ketentuan ini sejalan dengan rekomendasi COPE yang mendorong jurnal untuk menetapkan persyaratan pengungkapan pendanaan penelitian serta peran pihak pemberi dana dalam proses pelaksanaan dan publikasi karya ilmiah.

2.1. Pernyataan Tidak Memiliki Konflik Kepentingan

Apabila tidak terdapat konflik kepentingan yang relevan, penulis wajib mencantumkan pernyataan berikut atau pernyataan lain dengan makna yang setara dalam manuskrip.

CONTOH PERNYATAAN

Konflik Kepentingan: Seluruh penulis menyatakan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang dapat memengaruhi desain dan pelaksanaan penelitian, analisis data, interpretasi hasil, maupun penyusunan manuskrip ini.

2.2. Pernyataan Memiliki Konflik Kepentingan

Apabila terdapat konflik kepentingan, penulis wajib menjelaskan sifat hubungan atau kepentingan tersebut secara lengkap dan transparan dalam manuskrip atau formulir pengungkapan yang ditetapkan jurnal.

CONTOH FORMAT PENGUNGKAPAN

Konflik Kepentingan: Penulis [nama penulis] menyatakan memiliki hubungan [jenis hubungan atau kepentingan] dengan [nama organisasi atau pihak terkait] yang berkaitan dengan penelitian atau manuskrip ini. Hubungan tersebut telah diungkapkan kepada tim editorial untuk dinilai dan dikelola sesuai dengan kebijakan jurnal.

Pengungkapan konflik kepentingan merupakan tanggung jawab seluruh penulis dan harus dilakukan secara jujur, akurat, serta diperbarui apabila terdapat perubahan keadaan yang relevan selama proses editorial.

3. Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang nyata, potensial, maupun yang dapat dipersepsikan memengaruhi objektivitas penilaian ketika menerima undangan untuk melakukan penelaahan manuskrip.

Apabila terdapat konflik kepentingan yang dapat menghambat penilaian secara independen dan objektif, reviewer harus segera memberitahukan editor dan, apabila diperlukan, menolak undangan penelaahan.

Reviewer tidak seharusnya menerima penugasan penelaahan apabila memiliki kondisi berikut:

  1. Memiliki hubungan pribadi yang dekat atau hubungan profesional yang dapat memengaruhi objektivitas dengan salah satu penulis.
  2. Sedang terlibat dalam penelitian, pengembangan teknologi kesehatan, atau proyek yang bersaing secara langsung dengan manuskrip yang akan ditelaah.
  3. Memiliki kepentingan finansial atau kepentingan lain yang dapat dipengaruhi oleh hasil atau keputusan publikasi manuskrip.
  4. Memiliki hubungan kolaborasi, afiliasi, atau kepentingan lain yang menimbulkan keraguan yang wajar terhadap independensi proses penelaahan.

Reviewer wajib menjaga kerahasiaan manuskrip dan tidak diperkenankan memanfaatkan informasi, data, gagasan, atau temuan yang belum dipublikasikan untuk keuntungan pribadi maupun kepentingan pihak lain.

Reviewer juga tidak diperkenankan membiarkan kepentingan pribadi, akademik, profesional, atau finansial memengaruhi hasil penilaian dan rekomendasi yang diberikan kepada editor.

Apabila konflik kepentingan baru diketahui atau muncul selama proses penelaahan, reviewer harus segera memberitahukan editor agar dapat dilakukan penilaian serta tindakan yang diperlukan.

Ketentuan ini mengacu pada COPE Ethical Guidelines for Peer Reviewers, yang menekankan pentingnya pengungkapan konflik kepentingan, kerahasiaan, dan independensi dalam proses penelaahan sejawat.

4. Tanggung Jawab Editor dan Anggota Dewan Editor

Editor dan anggota Dewan Editor NCHAT wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang dapat memengaruhi penilaian terhadap manuskrip, pemilihan reviewer, evaluasi hasil penelaahan, maupun pengambilan keputusan editorial.

Apabila seorang editor memiliki konflik kepentingan yang relevan terhadap suatu manuskrip, editor tersebut harus mengundurkan diri dari penanganan manuskrip yang bersangkutan (recusal) dan tidak boleh terlibat dalam pemilihan reviewer, evaluasi laporan penelaahan, maupun pengambilan atau upaya memengaruhi keputusan akhir.

Manuskrip yang dikirimkan oleh editor, anggota Dewan Editor, atau rekan dekatnya harus ditangani oleh editor independen yang tidak memiliki konflik kepentingan terkait manuskrip tersebut.

Editor atau anggota Dewan Editor yang berstatus sebagai penulis manuskrip tidak diperkenankan mengakses informasi rahasia reviewer atau menggunakan kewenangan editorialnya untuk memengaruhi proses penelaahan dan keputusan penerbitan atas manuskripnya sendiri.

Pengalihan penanganan manuskrip kepada editor independen harus dilakukan secara transparan dalam tata kelola internal jurnal untuk memastikan bahwa setiap keputusan didasarkan pada kualitas ilmiah, objektivitas penilaian, dan kepatuhan terhadap kebijakan editorial.

Ketentuan ini mengikuti prinsip COPE mengenai penetapan prosedur yang jelas dalam menangani konflik kepentingan yang melibatkan penulis, reviewer, editor, staf pengelola, penerbit, maupun pemilik jurnal.

5. Tanggung Jawab Jurnal dan Penerbit

Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) dan penerbitnya bertanggung jawab menetapkan serta memelihara prosedur yang transparan untuk mengidentifikasi, mengungkapkan, menilai, dan mengelola konflik kepentingan selama proses penerbitan ilmiah.

Kebijakan konflik kepentingan harus tersedia secara terbuka, diterapkan secara konsisten, dan ditinjau kembali apabila diperlukan untuk mendukung independensi editorial, integritas publikasi, serta kepercayaan penulis, reviewer, dan pembaca terhadap proses penerbitan jurnal.

Hubungan finansial, kepentingan komersial, dukungan institusional, maupun hubungan pribadi tidak boleh secara tidak semestinya memengaruhi pengambilan keputusan editorial.

Setiap manuskrip harus dievaluasi berdasarkan kualitas dan kontribusi ilmiah, relevansi dengan ruang lingkup jurnal, orisinalitas, ketepatan metodologi, serta kepatuhan terhadap persyaratan dan kebijakan etika publikasi yang berlaku.

Keputusan mengenai penerimaan, revisi, atau penolakan manuskrip harus dilakukan secara independen dari pertimbangan komersial, hubungan pribadi, atau kepentingan lainnya yang tidak berkaitan dengan kelayakan ilmiah artikel.

6. Penanganan Konflik Kepentingan yang Tidak Diungkapkan

Apabila NCHAT memperoleh informasi mengenai adanya konflik kepentingan yang berpotensi belum diungkapkan, editor akan melakukan pemeriksaan awal terhadap informasi dan bukti yang tersedia untuk menentukan apakah diperlukan klarifikasi atau tindakan lebih lanjut.

Editor dapat menghubungi penulis, reviewer, editor lain, atau pihak terkait untuk meminta penjelasan mengenai kepentingan yang diduga belum diungkapkan. Pihak yang bersangkutan diberikan kesempatan yang memadai untuk menjelaskan keadaan, memberikan informasi tambahan, serta menyampaikan pernyataan pengungkapan yang diperlukan.

Apabila konflik kepentingan yang tidak diungkapkan terbukti, tindakan editorial yang dapat dilakukan meliputi:

  1. Meminta perbaikan atau pelengkapan pernyataan konflik kepentingan dalam manuskrip.
  2. Mengganti reviewer yang memiliki konflik kepentingan dengan reviewer lain yang independen.
  3. Mengalihkan penanganan manuskrip kepada editor lain yang tidak memiliki konflik kepentingan.
  4. Melakukan penilaian ulang terhadap proses penelaahan sejawat atau keputusan editorial yang sebelumnya telah dibuat.
  5. Menangguhkan sementara proses evaluasi manuskrip sampai permasalahan konflik kepentingan dapat diklarifikasi dan diselesaikan.
  6. Melakukan tindakan editorial lainnya yang dinilai sesuai dengan tingkat keseriusan pelanggaran serta dampaknya terhadap integritas proses publikasi.

Untuk dugaan konflik kepentingan yang tidak diungkapkan pada manuskrip yang masih dalam proses pengiriman atau penelaahan, jurnal dapat mengacu pada COPE Flowchart: Undisclosed Conflict of Interest in a Submitted Manuscript.

Apabila konflik kepentingan yang tidak diungkapkan baru ditemukan setelah artikel diterbitkan, Editor dan Dewan Editor akan menilai apakah diperlukan penerbitan koreksi, pemberitahuan editorial, atau tindakan lain untuk memastikan transparansi dan menjaga integritas rekam ilmiah.

Keputusan mengenai tindakan yang diperlukan harus mempertimbangkan sifat konflik kepentingan, dampaknya terhadap proses penelitian atau editorial, serta bukti yang tersedia.

7. Pengungkapan dan Publikasi Pernyataan Konflik Kepentingan

Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) mewajibkan seluruh penulis untuk menyampaikan pernyataan konflik kepentingan sebagai bagian dari proses pengiriman manuskrip.

Pernyataan tersebut harus memuat informasi yang relevan mengenai ada atau tidaknya kepentingan finansial maupun nonfinansial yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan penelitian, analisis, interpretasi hasil, dan penyusunan manuskrip.

Pernyataan konflik kepentingan, termasuk pernyataan tidak adanya konflik kepentingan, dapat dipublikasikan bersama artikel agar pembaca memperoleh informasi yang memadai untuk menilai karya ilmiah dengan mempertimbangkan hubungan atau kepentingan yang telah diungkapkan.

Tidak adanya konflik kepentingan yang dinyatakan oleh penulis tidak secara otomatis membuktikan bahwa konflik kepentingan sama sekali tidak ada. Oleh karena itu, jurnal dapat meminta informasi atau klarifikasi tambahan apabila diperlukan untuk memastikan kelengkapan dan ketepatan pengungkapan.

Pengungkapan konflik kepentingan harus dilakukan secara jujur, lengkap, dan konsisten dengan informasi yang disampaikan melalui formulir pengiriman manuskrip atau dokumen pendukung lainnya.

8. Komitmen terhadap Transparansi dan Independensi Editorial

NCHAT memahami bahwa pengungkapan konflik kepentingan tidak selalu dapat menghilangkan pengaruh atau risiko yang ditimbulkan oleh kepentingan tersebut. Oleh karena itu, pengungkapan perlu disertai tindakan pengelolaan yang tepat sesuai dengan sifat dan tingkat risiko konflik kepentingan yang ditemukan.

Tindakan pengelolaan dapat mencakup pengunduran diri dari penanganan manuskrip, penunjukan reviewer independen, pengalihan tanggung jawab editorial, pemeriksaan ulang terhadap keputusan yang telah dibuat, serta koreksi terhadap pernyataan konflik kepentingan yang telah dipublikasikan.

Seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan ilmiah diharapkan bekerja sama dalam memberikan informasi yang diperlukan, mengungkapkan konflik kepentingan secara tepat waktu, serta mematuhi keputusan pengelolaan konflik kepentingan yang ditetapkan secara wajar oleh tim editorial.

Kebijakan ini mengacu pada prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE), khususnya mengenai konflik kepentingan, tanggung jawab editorial, transparansi kontribusi, serta etika penelaahan sejawat.

Komitmen Integritas dan Transparansi Publikasi

Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) berkomitmen menciptakan lingkungan penerbitan ilmiah yang transparan, independen, objektif, dan bertanggung jawab. Melalui penerapan kebijakan pengungkapan dan pengelolaan konflik kepentingan, jurnal berupaya melindungi integritas proses penelitian di bidang keperawatan, teknologi kesehatan, dan ilmu kesehatan terkait, menjaga keadilan dalam penelaahan sejawat, serta memastikan bahwa keputusan editorial didasarkan pada kualitas ilmiah dan kepatuhan terhadap etika publikasi.

Rujukan Kebijakan

  1. Committee on Publication Ethics (COPE). COPE Ethics Toolkit for a Successful Editorial Office. Dokumen COPE.
  2. Committee on Publication Ethics (COPE). Ethical Guidelines for Peer Reviewers. Panduan Etika Reviewer.
  3. Committee on Publication Ethics (COPE). Undisclosed Conflict of Interest in a Submitted Manuscript. Bagan Alur COPE.