Gambaran Sarana Sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi

Authors

  • Sondang Siahaan Departemen Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jambi, Jambi, Indonesia
  • Rina Fauziah Departemen Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jambi, Jambi, Indonesia
  • Suparmi Departemen Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jambi, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.97

Abstract

Kesenjangan studi ini dengan studi sebelumnya terletak pada fokus penelitian terhadap kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi, yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti aspek kesehatan fisik dan psikososial lansia di panti sosial, sementara studi tentang sarana sanitasi sebagai salah satu determinan penting kualitas hidup lansia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist yang disusun berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Variabel yang diamati meliputi ketersediaan air bersih, sarana toilet, sarana cuci tangan pakai sabun, tempat pengelolaan sampah, dan tempat pengelolaan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih memenuhi syarat 100%, sarana toilet memenuhi syarat 76.9%, sarana cuci tangan pakai sabun tidak memenuhi syarat 76.9%, tempat pengelolaan sampah memenuhi syarat 76.9%, dan tempat pengelolaan limbah tidak memenuhi syarat 61.5%. Secara umum, kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi sudah cukup baik, namun masih diperlukan perbaikan khususnya pada penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun dan pengelolaan limbah cair. Peningkatan sarana sanitasi perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi para lansia.

References

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Kesehatan Lingkungan di Lembaga Pelayanan Sosial. 2023. [View at Publisher]

Huvaid SU, Zia HK. Peningkatan Kesadaran Generasi Muda dalam Penerapan Hygiene Sanitasi di Rumah Asuh YABNI Padang. ABDIKAN J Pengabdi Masy Bid Sains dan Teknol. 2023;2(3):472–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nasution M, Hutapea KPKH, Cisca AM. Peran Sanitasi dan Kebiasaan Personal terhadap Kejadian Skabies di Rumah Tahanan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan. J Manaj Kesehat Yayasan RS Dr Soetomo. 2024;10(2):432–45. [View at Publisher] [Google Scholar]

Stifani N, Mindiharto S. Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Anak Panti dengan Penyakit Skabies di Panti Asuhan Al Amin Kecamatan Benjeng. J Ilm Wahana Pendidik. 2023;9(12):369–77. [View at Publisher] [Google Scholar]

Dewi ER, Caesar DL. Pencegahan Skabies Di Pondok Pesantren Raudlatuth Thullab Berbasis Peer Education. J Pengabdi Kesehat. 2019;2(2). [View at Publisher] [Google Scholar]

Kementerian Kesehatan RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. 2023. [View at Publisher]

Tuharea SF, Wakano A, Rumakey RS. Hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies pada masyarakat pesisir di Apui Rt 06 Kelurahan Ampera Kecamatan Kota Masohi. J Keperawatan Indones Timur (East Indones Nurs Journal). 2021;1(1):22–31. [View at Publisher] [Google Scholar]

Hafif A.F. Hubungan personal hygiene dengan penyakit skabies pada santri di pondok pesantren pelajar walisongo lamongan. Stikes hang tuah surabaya; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]

Faykusa D, Sahdan M, Landi S. Personal Hygiene of Sonaf Maneka Catholic Orphanage in Kupang City. Timorese J Public Heal. 2022;4(1):13–21. [View at Publisher] [Google Scholar]

Cavill S, Chuktu N, Farrington M, Hiscock D, Muturi C, Nath P, et al. WASH and older people. SLH Learn Pap. 2022;12. [View at Publisher] [Google Scholar]

Adwiyah R. Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Keluhan Penyakit Kulit di Desa Rambung Merah Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara; 2021. [View at Publisher] [Google Scholar]

Rhue SJ, Torrico G, Amuzie C, Collins SM, Lemaitre A, Workman CL, et al. The effects of household water insecurity on child health and well?being. Wiley Interdiscip Rev Water. 2023;10(6):e1666. [View at Publisher] [Google Scholar]

Bao Y, Li Y, Zhou Y, Zhou J, Mu W, Deng X, et al. Water quality and neurodegenerative disease risk in the middle-aged and elderly population. Ecotoxicol Environ Saf. 2025;289:117647. [View at Publisher] [Google Scholar]

Conzatti A, Kershaw T, Copping A, Coley D. A review of the impact of shelter design on the health of displaced populations. J Int Humanit action. 2022;7(1):18. [View at Publisher] [Google Scholar]

Minarti SST. Buku Ajar Kesehatan Lingkungan. Bening Media Publishing; 2024. [View at Publisher] [Google Scholar]

Pinontoan OR, Sumampouw OJ. Dasar Kesehatan Lingkungan. Deepublish; 2020. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2025-06-08

How to Cite

Sondang Siahaan, Rina Fauziah, & Suparmi. (2025). Gambaran Sarana Sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 5(1), 67-74. https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.97