Analisis Cemaran Salmonella sp., Angka Lempeng Total (ALT/TPC), dan Higiene Sanitasi Pedagang pada Jajanan Siomay Pinggir Jalan di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.320Keywords:
Higiene Sanitasi, Makanan Jajanan, Salmonella sp., Siomay, Total Plate CountAbstract
Makanan jajanan yang dijual di lingkungan terbuka berpotensi mengalami kontaminasi mikrobiologis yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri enterik yang terindikasi memiliki karakteristik Salmonella sp. serta menggambarkan kondisi kontaminasi mikrobiologis pada jajanan siomay yang dijual di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif berbasis laboratorium terhadap 20 sampel siomay yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan dilakukan melalui kultur pada media Nutrient Agar (NA), isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA), pengamatan morfologi koloni, serta uji biokimia yang meliputi uji Indol, Motilitas, Methyl Red (MR), Sitrat, dan Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengalami pertumbuhan bakteri pada media NA dan SSA. Jumlah koloni pada media NA berkisar antara 12–194 koloni, sedangkan pada media SSA berkisar antara 30–223 koloni. Beberapa sampel menunjukkan koloni dengan pusat hitam yang mengindikasikan produksi hidrogen sulfida (H?S), beberapa isolat memiliki karakteristik berupa motilitas positif, MR positif, dan produksi H?S yang konsisten dengan karakteristik fenotipik Salmonella sp. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang menyajikan makanan dalam kondisi terbuka (75.0%), tidak menggunakan sarung tangan (85.0%), dan menggunakan sumber air yang tidak mengalir (65.0%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh sampel siomay yang diperiksa mengalami kontaminasi mikrobiologis dan beberapa isolat menunjukkan karakteristik fenotipik yang konsisten dengan Salmonella sp.
References
Farah Meviana R. Evaluasi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Identifikasi Cemaran Bakteri Salmonella sp. Pada Jajanan Siomay di lingkungan Sekolah Kelurahan Dukuh Jakarta Timur. Universitas Mohammad Husni Thamrin; 2024. [View at Publisher] [Google Scholar]
Oktaviani N, Sulistiyawati I, Rahayu NL. Isolasi dan Karakterisasi Umum Mikroba Yang Diduga Enterobacteriaceae Pada Jajanan di Wilayah Purwokerto Menggunakan Medium EMBA. Sci Timeline. 2022;2(1):41–51. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ardepy S. Isolasi Bakteri Pencemar Pada Jajanan Tradisional Yang Dijual Pedagang Kaki Lima di Jalan Al-Falah dan Sekitarnya. Universitas Medan Area; 2023. [View at Publisher] [Google Scholar]
Anggie M. Identifikasi Bakteri Salmonella Sp Pada Siomay yang Dijual di Kelurahan Kampung Damai Kota Binjai. Poltekkes Medan; 2025. [View at Publisher] [Google Scholar]
Adediran OA, Alimba CG, Adediran OH. The Burden of Food Contamination and Foodborne Illnesses in Low and Middle-Income Countries and Strategies for Reduction: Nigeria as a case study. Niger J Anim Sci Technol. 2024;7(3):52–62. [View at Publisher] [Google Scholar]
Grace D. Burden of Foodborne Disease In Low-Income And Middle-Income Countries And Opportunities For Scaling Food Safety Interventions. Food Secur. 2023;15(6):1475–88. [View at Publisher] [Google Scholar]
Mawaddah LR. Analisis cemaran bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella sp. pada produk pedagang bakso kaki lima di beberapa pasar di kota Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]
Lumban Raja DP. Analisis Cemaran Bakteri Escherichia COLI Dan Salmonella SP. Pada Beberapa Jenis Sayuran Yang Diperjualbelikan Di Pasar Tradisional Di Kota Medan. Universitas Medan Area; 2024. [View at Publisher] [Google Scholar]
Halimatus Sadiah H. Analisis Mikrobiologi Coliform Pada Produk Industri Rumah Tangga Siomay di Kecamatan Purwokerto Selatan. UNU Purwokerto; 2025. [View at Publisher] [Google Scholar]
Rofiqi HI, Setiabudi RJ, Puspitasari D. Deteksi bakteri gram negatif pada street foods di daerah sekitar jalan karang menjangan, surabaya. J Syntax Lit. 2022;7(1). [View at Publisher] [Google Scholar]
Putri AMA, Sembiring I, Purnama M, Fadhila R. Kontaminasi Bakteri Pada Berbagai Jajanan Kaki Lima di Indonesia. J Kolaboratif Sains. 2024;7(12):4850–7. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ekky E. Identifikasi Bakteri Koliform Pada Jajanan Siomai i Rumah Sakit Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu. Universitas Cokroaminoto Palopo; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]
Sari RK. Analisis kontaminasi salmonella pada takjil di gampong rukoh kecamatan syiah kuala kota banda aceh. Universitas Serambi Mekkah; 2025. [View at Publisher] [Google Scholar]
Istiqomah NM. Analisis Deskriptif Personal Higiene dan Kondisi Sanitasi Lingkungan Terhadap Keberadaan Bakteri Escherichia coli pada Makanan (Studi Pada Pedagang Kaki Lima di Wisata Kuliner Tanggo Rajo). 2023; [View at Publisher] [Google Scholar]
Kaluku K, Lestaluhu K, Junieni J. The Relationship between Hygiene and Sanitation Practices in Restaurants and Food Quality and Safety: A Literature Review. J Tatihu. 2025;1(1):39–51. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ariadi MS. Analisis Cemaran Bakteri Eschericia Coli, Salmonella Sp. dan Staphylococcus pada Thai Tea yang Dijual Pedagang Kaki Lima. 2024; [View at Publisher] [Google Scholar]
Hutabalian H. Analisis Cemaran Bakteri Eschericia Coli dan Salmonella Sp. pada Susu Kedelai Tanpa Merek di Pasar Tradisional Kecamatan Medan Area. 2023; [View at Publisher] [Google Scholar]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umi Putriani, Nadia Raihana, Ririn Anjelin, Hary Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








