Analisis Faktor Risiko Insomnia Pada Lansia di Indonesia: Literatur Review

Authors

  • Sri Susanty Departemen Gerontik, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Ramadhan Tosepu Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Shola Shobrina Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Zurezki Yuana Yafie Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Fauziah Ibrahim Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Abdul Rafid Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.286

Keywords:

Faktor Risiko, Gaya Hidup, Insomnia, Lansia

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan gangguan onset tidur dan atau ganguan pemeliharaan tidur. Dalam keadaan normal apabila seseorang lansia tidak dapat tidur yang cukup untuk menjaga kesehatan dapat memberikan efek seperti pelupa, kebingungan dan disorientasi. factor risiko yang berhubungan dengan kejadian insomnia pada lansia yaitu usia, jenis kelamin, kecemasan, dan gaya hidup stress, faktor lingkungan, merokok dan tingkat kecemasan. Adapun tujuan dari penulisan literatur review ini adalah untuk mengetahui factor-faktor risiko apa saja yang paling berpengaruh terhadap kejadian insomnia pada lansia di Indonesia. Metode penelitian bahwa dalam tinjauan literatur ini pengumpulan artikel atau jurnal relevan yang didapatkan pada database Google Scholar dan Pubmed. Yang dilakukan secara sistematis dengan mengikuti tahapan yang benar dengan menggunakan format Prisma serta menentukan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh 19 jurnal yang menjelaskan mengenai faktor resiko insomnia pada lansia di Indonesia. Faktor resiko mencakup usia, status menikah, lingkungan, gaya hidup, merokok, aktivitas fisik, penyakit fisik, hipertensi, kecemasan, depresi, dan stress. Kesimpulan penelitian bahwa faktor yang paling berpengaruh berdasarkan berbagai jurnal yang di review oleh penulis adalah kecemasan, depresi, gaya hidup sehingga diperlukan pendampingan lebih bagi lansia dengan gangguan tidur khusunya Insomnia.

 

References

Hertenstein E, Trinca E, Wunderlin M, Schneider CL, Zuest MA, Feher KD, et al. Cognitive behavioral therapy for insomnia in patients with mental disorders and comorbid insomnia: A systematic review and meta-analysis. Sleep Med Rev. 2022;62:101597. [View at Publisher] [Google Scholar]

Latif N, Maulidia R. Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Prof Heal J. 2020;2(1):1–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Manafe LA, Berhimpon I. Hubungan tingkat depresi lansia dengan interaksi sosial lansia di bpslut senja cerah manado. J Ilm Hosp. 2022;11(1):749–58. [View at Publisher] [Google Scholar]

Samara MT, Huhn M, Chiocchia V, Schneider?Thoma J, Wiegand M, Salanti G, et al. Efficacy, acceptability, and tolerability of all available treatments for insomnia in the elderly: a systematic review and network meta?analysis. Acta Psychiatr Scand. 2020;142(1):6–17. [View at Publisher] [Google Scholar]

Korkmaz Aslan G, ?nc? FH, Kartal A. The prevalence of insomnia and its risk factors among older adults in a city in Turkey’s Aegean Region. Psychogeriatrics. 2020;20(1):111–7. [View at Publisher] [Google Scholar]

Arifin H, Boy E, Sitepu DRA, Rangkuti ZA, Assziva AL, Armadi IA, et al. Prevalensi insomnia pada perempuan lanjut usia: Studi berbasis komunitas. J Implementa Husada. 2022;3(1):6–11. [View at Publisher] [Google Scholar]

Ashari M. Hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia. Universitas Hasanuddin; 2021. [View at Publisher] [Google Scholar]

Mookerjee N, Schmalbach N, Antinori G, Thampi S, Windle-Puente D, Gilligan A, et al. Comorbidities and risk factors associated with insomnia in the elderly population. J Prim Care Community Health. 2023;14:21501319231168720. [View at Publisher] [Google Scholar]

Setiawati EI, Ulfah M, Dewi P. Gambaran Tingkat Insomnia pada Lanjut Usia di Rojinhome Kabushiki Kaisha Yoichi Yonabaruokinawa Jepang. In: Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. 2021. p. 881–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Liu R, Shao W, Lai JK, Zhou L, Ren M, Sun N. Identification of comprehensive geriatric assessment?based risk factors for insomnia in elderly Chinese hospitalized patients. Aging Med. 2021;4(1):26–34. [View at Publisher] [Google Scholar]

Peng YT, Hsu YH, Chou MY, Chu CS, Su CS, Liang CK, et al. Factors associated with insomnia in older adult outpatients vary by gender: a cross-sectional study. BMC Geriatr. 2021;21(1):681. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nugraha ARD, Yulianti E, Fidiana F. Risk Factors for Insomnia in Older Adults. J EduHealth. 2026;17(01):146–55. [View at Publisher] [Google Scholar]

Bjorøy I, Jørgensen VA, Pallesen S, Bjorvatn B. The prevalence of insomnia subtypes in relation to demographic characteristics, anxiety, depression, alcohol consumption and use of hypnotics. Front Psychol. 2020;11:527. [View at Publisher] [Google Scholar]

Miner B, Doyle M, Knauert M, Yaggi HK, Stone KL, Ancoli?Israel S, et al. Insomnia with objective short sleep duration in community?living older persons: A multifactorial geriatric health condition. J Am Geriatr Soc. 2023;71(4):1198–208. [View at Publisher] [Google Scholar]

Hu N, Wang C, Liao Y, Dai Q, Cao S. Smoking and incidence of insomnia: a systematic review and meta-analysis of cohort studies. Public Health. 2021;198:324–31. [View at Publisher] [Google Scholar]

Pasman JA, Smit DJA, Kingma L, Vink JM, Treur JL, Verweij KJH. Causal relationships between substance use and insomnia. Drug Alcohol Depend. 2020;214:108151. [View at Publisher] [Google Scholar]

Ostroumova TM, Parfenov VA, Ostroumova OD, Kochetkov AI. Hypertension and insomnia. Ter Arkh. 2020;92(1):69–75. [View at Publisher] [Google Scholar]

Riemann D, Krone LB, Wulff K, Nissen C. Sleep, insomnia, and depression. Neuropsychopharmacology. 2020;45(1):74–89. [View at Publisher] [Google Scholar]

Vargas I, Perlis ML. Insomnia and depression: clinical associations and possible mechanistic links. Curr Opin Psychol. 2020;34:95–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Susanty, S., Tosepu, R. ., Shobrina, S. ., Yafie, Z. Y. ., Ibrahim, F., & Rafid, A. . (2026). Analisis Faktor Risiko Insomnia Pada Lansia di Indonesia: Literatur Review. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 6(2), 423-435. https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.286