Kualitas Fisik dan Angka Kuman Udara Pada Ruang Pelayanan dan Ruang Tunggu Puskesmas Nania, Kota Ambon

Authors

  • Arfan Ohorella Departemen Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Maluku, Ambon, Indonesia
  • Damayanti Sima Sima Sohilauw Departemen Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Maluku, Ambon, Indonesia
  • M. Fadly Kaliky Departemen Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Maluku, Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.277

Keywords:

Angka Kuman Udara, Kualitas Udara Dalam Ruangan, Kelembaban, Puskesmas, Ruang Tunggu

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan tingkat hunian dan aktivitas yang tinggi, sehingga berpotensi mengalami penurunan kualitas udara dalam ruangan dan meningkatkan risiko penularan penyakit berbasis udara. Perbedaan fungsi ruang, kepadatan penghuni, dan sistem ventilasi dapat memengaruhi kualitas fisik dan mikrobiologis udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kualitas fisik udara (suhu dan kelembaban) serta angka kuman udara pada ruang poliklinik umum, laboratorium, dan ruang tunggu di Puskesmas Nania, Kota Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan teknik grab sampling pada 13 titik pengukuran. Angka kuman udara diperiksa menggunakan air sampler dan dinyatakan dalam CFU/m³, sedangkan suhu dan kelembaban diukur menggunakan thermohygrometer. Hasil pengukuran dibandingkan dengan baku mutu kesehatan lingkungan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Hasil penelitian dikatahui Angka kuman udara tertinggi ditemukan pada ruang tunggu, diikuti ruang laboratorium, dan terendah pada ruang poliklinik umum. Suhu udara seluruh ruangan memenuhi baku mutu, namun kelembaban udara pada seluruh ruangan melebihi standar yang ditetapkan. Kualitas udara dalam ruangan di Puskesmas Nania berbeda berdasarkan fungsi ruang, dengan ruang tunggu dan laboratorium memiliki risiko mikrobiologis lebih tinggi. Kelembaban udara yang tinggi menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan angka kuman udara, sehingga diperlukan peningkatan ventilasi dan pengendalian kelembaban di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

References

Ezauw FA, Sohilauw DSS, Ohorella A, Wally R. Pemeriksaan Fisik dan Angka Kuman Pada Ruang Tunggu di Puskesmas Passo Kota Ambon. J Hig Sanitasi. 2025;1(1):51–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nathania N, Lamri L, Yusran DI. Identifikasi Angka Kuman Udara Pada Ruang Pelayanan di Puskesmas Wonorejo Samarinda. J Sains Dan Teknol Lab Med. 2024; [View at Publisher] [Google Scholar]

AlRayess S, Sleiman A, Alameddine I, Abou Fayad A, Matar GM, El-Fadel M. Airborne bacterial and PM characterization in intensive care units: correlations with physical control parameters. Air Qual Atmos Heal. 2022;15(10):1869–80. [View at Publisher] [Google Scholar]

Vernocchi V, Abd El E, Brunoldi M, Danelli SG, Gatta E, Isolabella T, et al. Airborne bacteria viability and air quality: a protocol to quantitatively investigate the possible correlation by an atmospheric simulation chamber. Atmos Meas Tech. 2023;16(22):5479–93. [View at Publisher] [Google Scholar]

Mayasari A, Zulkarnain Z, Agrina A. Analisis Lingkungan Fisik Udara Terhadap Angka Kuman Udara di Rumah Sakit. J Ilmu Lingkung. 2020;13(1):81–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Sivri N, Dogru AO, Bagcigil AF, Metiner K, Seker DZ. Assessment of the indoor air quality based on airborne bacteria and fungi measurements in a public school of Istanbul. Arab J Geosci. 2020;13(24):1291. [View at Publisher] [Google Scholar]

Tang JW, Bahnfleth WP, Bluyssen PM, Buonanno G, Jimenez JL, Kurnitski J, et al. Dismantling myths on the airborne transmission of severe acute respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2). J Hosp Infect. 2021;110:89–96. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yogeswaran K, Azmi L, Bhassu S, Isa HN, Aziz MA. Physical parameters influence the microbial quality of indoor air in research laboratories: A report from Malaysia. Kuwait J Sci. 2023;50(4):665–73. [View at Publisher] [Google Scholar]

Susilawati S, Ilham I, Guspianto G. Pengaruh Kualitas Lingkungan Fisik Udara Terhadap Angka Kuman Di Rumah Sakit. Jambi Med J J Kedokt dan Kesehat. 2021;9(3):240–6. [View at Publisher] [Google Scholar]

Apriyani A, Wijayanti PEH, Habibi M. Pencahayaan, Suhu dan Indeks Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Rumah Sakit Tk. IV Samarinda. J Penelit Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal Heal Res Forikes Voice"). 2020;11(2):157–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Amin Beigh F, Rasool Shah S, Ahmad K. A Perspective on Indoor Air Quality Monitoring, Guidelines, and the Use of Various Sensors. Environ Forensics. 2025;26(3):350–67. [View at Publisher] [Google Scholar]

Ginting DBR, Santosa I, Trigunarso SI. Pengaruh suhu, kelembaban dan kecepatan angin air conditioner (AC) terhadap jumlah angka kuman udara ruangan. J Anal Kesehat. 2022;11(1):44–50. [View at Publisher] [Google Scholar]

Morawska L, Tang JW, Bahnfleth W, Bluyssen PM, Boerstra A, Buonanno G, et al. How can airborne transmission of COVID-19 indoors be minimised? Environ Int. 2020;142:105832. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yonata QU, Thohari I, Marlik M. Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kuman Udara di Rumah Sakit Soemitro Surabaya. J Penelit Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal Heal Res Forikes Voice"). 2020;11(3):264–6. [View at Publisher] [Google Scholar]

Anggraini D, Nur NH. Pengaruh Kondisi Fisik Lingkungan Terhadap Angka Kuman Udara Dan Keberadaan Bakteri Staphylococcus Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. J Promot Prev. 2020;3(1):22–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Bahri B, Raharjo M, Suhartono S. Hubungan kondisi fisik lingkungan rumah dan angka kuman udara dengan kejadian pneumonia balita (studi di wilayah kerja Puskesmas Baturraden II Banyumas). J Kesehat Lingkung Indones. 2022;21(2):170–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Ohorella, A., Sohilauw , D. S. S. ., & Kaliky, M. F. . (2026). Kualitas Fisik dan Angka Kuman Udara Pada Ruang Pelayanan dan Ruang Tunggu Puskesmas Nania, Kota Ambon . Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 6(2), 366-371. https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.277