Analisis Faktor Penurunan Akseptor Implan dan IUD Pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.56742/nchat.v6i2.264Keywords:
Akses Layanan, Dukungan Sosial, Kontrasepsi Jangka Panjang, Pengetahuan, SikapAbstract
Penurunan akseptor kontrasepsi jangka panjang seperti implan dan IUD masih menjadi tantangan nasional, terutama karena dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan, sikap yang kurang positif, keterbatasan akses layanan, serta minimnya dukungan sosial dalam pengambilan keputusan KB. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, akses layanan KB, dan dukungan sosial terhadap penurunan penggunaan implan dan IUD pada wanita usia subur di Kabupaten Tangerang serta menentukan faktor dominan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui uji prasyarat, univariat, bivariat, dan regresi logistik multivariat.
Keempat variabel terbukti berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi jangka panjang, dengan akses layanan muncul sebagai faktor paling dominan, sedangkan pengetahuan, sikap, dan dukungan sosial tetap memberikan kontribusi signifikan. Penurunan akseptor implan dan IUD dipengaruhi oleh faktor individu, psikologis, struktural, dan sosial, sehingga upaya peningkatan penggunaan LARC perlu dilakukan melalui edukasi, pembentukan sikap positif, penguatan dukungan sosial, dan terutama peningkatan kualitas serta keterjangkauan layanan KB.
References
Kadir D, Sembiring J. Faktor yang Mempengaruhi Minat Ibu Menggunakan KB IUD di Puskesmas Binjai Estate. J Ilm Kebidanan Indones. 2020;10(03):111–24. [View at Publisher] [Google Scholar]
Purnamasari A, Rusmilawaty R, Laili FJ, Rafidah R. Hubungan Sikap Terhadap Keteraturan Minum Pil KB Dengan Keberhasilan Pencegahan kehamilan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Lontar Kotabaru Tahun 2024. J Penelit Multidisiplin Bangsa. 2025;1(8):1561–6. [View at Publisher] [Google Scholar]
Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pelayanan Kontrasepsi bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta: Depkes RI; 2020. [View at Publisher] [Google Scholar]
Zulfitriani Z, Nurfatimah N, Entoh C, Longgupa LW, Ramadhan K. Penyuluhan Guna Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang KB IUD. Community Empower. 2021;6(3):374–9. [View at Publisher] [Google Scholar]
Hartati S. Faktor aksesibilitas layanan kesehatan terhadap penggunaan LARC di Indonesia. J Kesehat Masy Indones. 2021;16(3):155–64. [View at Publisher] [Google Scholar]
Widyaningsih T. Sikap dan perilaku reproduksi sehat dalam penggunaan kontrasepsi jangka panjang. J Kesehat Prima. 2022;13(1):57–66. [View at Publisher] [Google Scholar]
Septiani R. Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi, Sikap Terhadap Masalah Kesehatan Reproduksi Dan Akses Media Seksual Remaja Terhadap Perilaku Seksual Remaja. J Menara Med. 2022;2(1):13–21. [View at Publisher] [Google Scholar]
Swarjana IK. Konsep Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Persepsi, Stres, Kecemasan, Nyeri, Dukungan Sosial, Kepatuhan, Motivasi, Kepuasan, Pandemi Covid-19, Akses Layanan Kesehatan -- Lengkap Dengan Konsep Teori, Cara Mengukur Variabel, Dan Contoh Kuesioner. Penerbit Andi; 2022. 4–8 p. [View at Publisher] [Google Scholar]
Fadillah N. Hubungan dukungan keluarga terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang pada akseptor KB. J Ilm Kebidanan. 2020;9(1):23–30. [View at Publisher] [Google Scholar]
Kriyantono. metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Metod Penelit Pendidik. 2020;67. [View at Publisher] [Google Scholar]
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]
Aroginanto A, Fithrayudi M, Edi purnomo D, Yohani Y. Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pemahaman Akuntansi, Ukuran Usaha dan Lama Usaha Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Umkm Batik Binaan Dinkop Umkm Dan Naker Kabupaten Pekalongan. Neraca. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan; 2023. p. 18–28. doi:10.48144/neraca.v19i2.1683 [View at Publisher] [Google Scholar]
Oktaviani D, Lestari M. Tingkat pengetahuan dan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur. J Bidan Indones. 2021;8(1):45–53. [View at Publisher] [Google Scholar]
Yuningsih E. Hubungan pengetahuan dan persepsi efek samping terhadap penggunaan IUD pada wanita usia subur. J Kebidanan dan Kesehat. 2020;11(3):167–75. [View at Publisher] [Google Scholar]
Rahayu W. Persepsi dan sikap terhadap alat kontrasepsi implan dan IUD di daerah urban. J Penelit Kesehat. 2022;10(2):113–22. [View at Publisher] [Google Scholar]
Nuryati N, Rahayu S. Akses Pelayanan KB dan Pemanfaatan IUD di Fasilitas Kesehatan. J Bidan. 2020;8(3):210–8. [View at Publisher] [Google Scholar]
Suwanti S. Upaya Peningkatan Pengetahuan Pus (Pasangan Usia Subur) Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang KB IUD. J Pengabdi Masy Sasambo. 2023 Nov;1(1):36. doi:10.32807/JPMS.V1I1.456 [View at Publisher] [Google Scholar]
Rosenstock IM. Historical origins of the Health Belief Model. Health Educ Monogr. 2022;2(4):328–35. [View at Publisher] [Google Scholar]
Apriyani R, Sari N. Pengaruh dukungan suami terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur. J Kesehat Reproduksi. 2021;12(2):84–92. [View at Publisher] [Google Scholar]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Acih Suarsih, Siti Haeriyah , Santika Santika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








