Kesehatan Visual dan Penggunaan Gadget dalam Posisi Berbaring pada Mahasiswa Kedokteran: Sebuah Studi Korelasional

Authors

  • Wahyuni Dyah Parmasari Departemen Bioetik Medikolegal & Forensik, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Indonesia
  • Ananda Rigi Aditya Mahasiswa Program Sarjana, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Indonesia
  • Suhartati Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v6i1.259

Keywords:

Eye, Gadget, Reclined, Refraction, Student, Visual Health

Abstract

Kelainan refraksi merupakan salah satu penyebab utama penurunan ketajaman penglihatan yang dapat dipengaruhi oleh perilaku penggunaan gadget, terutama durasi dan posisi tubuh saat menggunakan perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi serta posisi penggunaan gadget dengan hasil pemeriksaan refraksi pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan desain potong lintang pada 45 mahasiswa yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai kebiasaan penggunaan gadget dan pemeriksaan refraksi oleh tenaga terlatih. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan gadget dalam durasi lama (75.5%), dalam posisi berbaring (95.5%), dan mengalami kelainan refraksi (73.3%). Uji Spearman menunjukkan nilai p = 0.943 untuk durasi dan p = 0.358 untuk posisi, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan secara statistik, namun pola data menunjukkan kecenderungan adanya pengaruh penggunaan gadget terhadap kelainan refraksi. Kesimpulan penelitian bahwa meskipun hubungan statistik antara durasi maupun posisi penggunaan gadget dengan kelainan refraksi tidak signifikan, pola data menunjukkan kecenderungan bahwa durasi penggunaan yang berlebihan dan posisi berbaring dapat meningkatkan risiko gangguan refraksi.

References

Sinurat B, Siahaan PBC, Manalu P, Hartono H, Sinaga G. Gadget Use and Eye Fatigue on Students During COVID-19 Pandemic. J Kesehat Komunitas. 2022;8(2):285–92. [View at Publisher] [Google Scholar]

Mellolo O, Daleno PN, Kilis DC, Dumais VW, Mongi SV, Kowimbin SK. The Effect of Gadget Use Duration on Informatics Students’ Eye Health. J Syntax Admiration. 2024;5(12):5904–11. [View at Publisher] [Google Scholar]

Gufraan G, Rahmat SM. Computer Vision Syndrome in High School Students: The Role of Gadget Use Intensity. Sriwij J Ophthalmol. 2024;7(2):345–58. [View at Publisher] [Google Scholar]

Qasim MSA, Qasim MMA, Qasim MB, Khan RA, Anwar N, Akram S, et al. Effects of Electronic Devices On Vision In Students Age Group 18-25. Group. 2021;18:25. [View at Publisher] [Google Scholar]

Skoblina N, Shpakou A, Milushkina O, Markelova S, Kuzniatsou A, Tatarinchik A. Eye Health Risks Associated With The Use of Electronic Devices and Awareness Of Youth. Klin Oczna/Acta Ophthalmol Pol. 2020;122(2):60–5. [View at Publisher] [Google Scholar]

Madheswaran G, Nair A, Balasubramaniam SS, Balasubramaniam C. Exploring the Health and Ocular Hazards Of Gadget Usage In Optometry Students After COVID-19 Lockdown: A Qualitative Study. Oman J Ophthalmol. 2024;17(2):219–23. [View at Publisher] [Google Scholar]

Siswoyo S, Aâ MZ, Novema L, Kushariyadi K. Hubungan Unsafe Action Penggunaan Gadget dengan Nilai Visus Pada Remaja Miopia di Rumah Sakit daerah Balung Kabupaten Jember. Bima Nurs J. 2022;3(2):124–33. [View at Publisher] [Google Scholar]

Qonita Q, Rohmah M, Septimar ZM. Study Literatur Review: Pengaruh Penggunaan Gadget dengan Penurunan Ketajaman Penglihatan pada Remaja. J Ilm Pamenang. 3(1):27–41. [View at Publisher] [Google Scholar]

Marta MDA. Hubungan Unsafe Action Penggunaan Gadget dengan Keluhan Subjektif Kelelahan Mata Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Jambi Tahun 2023. Universitas Jambi; 2024. [View at Publisher] [Google Scholar]

Prayudi A. Pengaruh Gadget dalam Penurunan Tingkat Penglihatan pada Remaja. J Pendidik dan Media Pembelajaran. 2023;2(1):1–20. [View at Publisher] [Google Scholar]

Salma S, Hidayatullah A, Purnama A. Hubungan Jarak, Durasi dan Posisi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Asthenopia Pada Mahasiswa S1 Keperawatan Reguler Universitas Indonesia Maju Tahun 2024. J Intelek dan Cendikiawan Nusant. 2025;2(2):787–99. [View at Publisher] [Google Scholar]

Fadilah A, Maharsi ED. Pengaruh Penggunaan Perangkat Digital Terhadap Timbulnya Computer Vision Syndrome Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Jr Med J. 2022;1(3):318–30. [View at Publisher] [Google Scholar]

Alpan A, Helisarah DU, Pamungkas M, Witjaksono A. Gambaran Astenopia Akibat Penggunaan Gadget Pada Mahasiswa Tingkat Akhir D3 Keperawatan Stikes Dharma Husada. [View at Publisher] [Google Scholar]

Hertanto BA, Martani NS, Adnyana IGHE, Manalu R, Augustina I. Hubungan Aktivitas Penggunaan Gadget Terhadap Kejadian Miopia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya. J Kedokt Univ Palangka Raya. 2025;13(1). [View at Publisher] [Google Scholar]

Yuda H, Irawan J, Mujiono K. Prevalensi Kejadian Miopia pada Mahasiswa Universitas Ma Chung Malang. J Ilm Kesehat Masy dan Sos. 2024;2(1):21–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Saiyang, Bella; Rares, Laya M.; Supit, Wenny P. Kelainan Refraksi Mata pada Anak. Medical Scope Journal, 2021, 2.2. [View at Publisher] [Google Scholar]

Hidayani NP. Hubungan Antara Lama Penggunaan, Jarak Pandang dan Posisi Tubuh Saat Menggunakan Gagdet dengan Ketajaman Penglihatan Pada Anak Kelas 5 dan 6 di SDK Citra Bangsa Kupang. Chmk Appl Sci J. 2020;3(1):27–34. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2026-01-14

How to Cite

Wahyuni Dyah Parmasari, Ananda Rigi Aditya, & Suhartati. (2026). Kesehatan Visual dan Penggunaan Gadget dalam Posisi Berbaring pada Mahasiswa Kedokteran: Sebuah Studi Korelasional. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 6(1), 304-311. https://doi.org/10.56742/nchat.v6i1.259