Analisis Faktor Risiko Kejadian Glaukoma Primer di Kota Kendari: Usia, Tekanan Intraokular, dan Riwayat Hipertensi

Authors

  • Dewi Nugrahwati Putri Departemen Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Wa Ode Siti Rahma Abdullah Departemen Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v6i1.249

Keywords:

Faktor Risiko, Glaukoma, Hipertensi, Tekanan Intraokular, Usia

Abstract

Terdapat peningkatan jumlah penderita glaukoma di RSUD Kota Kendari, namun belum ada penelitian tentang faktor resiko dengan populasi masyarakat Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko usia, tekanan intraokular, dan riwayat hipertensi terhadap kejadian glaukoma di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan case control dengan pengambilan data dari rekam medis pasien di RSUD Kota Kendari. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kelompok kasus adalah pasien yang didiagnosis glaukoma dan kelompok kontrol adalah pasien yang tidak terdiagnosis glaukoma. Analisis data dilakukan dengan uji statistik chi-square kemudian dilanjutkan dengan menentukan Odds Ratio (OR). Dari hasil penelitian didapatkan 96 sampel yang terdiri dari 48 kelompok kasus dan 48 kelompok kontrol. Rata-rata usia pada kelompok kasus adalah 53.0 tahun sedangkan pada kelompok kontrol 39.6 tahun. Rata-rata TIO pada kelompok kasus adalah 24.6 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 13.3 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok kasus adalah 144.7 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 127.4 mmHg. Rata-rata tekanan darah diastolik pada kelompok kasus 85.2 mmHg sedangkan pada kelompok kontrol 74.7 mmHg. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia ? 40 tahun (p = 0.013; OR = 3.122; 95% CI 1.342–7.263), tekanan intraokular > 21 mmHg (p = 0.001; OR = 3.824; 95% CI 2.541–5.753), dan riwayat hipertensi (p = 0.014; OR = 3.053; 95% CI 1.326–7.025) merupakan faktor risiko terhadap kejadian glaukoma di RSUD Kota Kendari. Kesimpulan penelitian bahwa usia ? 40 tahun, tekanan intraokular > 21 mmHg, dan adanya riwayat hipertensi merupakan faktor risiko kejadian glaukoma di RSUD Kota Kendari.

References

Faadhil MAK, Sangging PRA, Himayani R. Hubungan Glaukoma dengan Hipertensi. Med Prof J Lampung. 2023;13(4.1):36–41. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yilmaz KC, Sur Gungor S, Ciftci O, Akman A, Muderrisoglu H. Relationship between primary open angle glaucoma and blood pressure. Acta Cardiol. 2020;75(1):54–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Tiambeng C, Batur A, Dikmetas Ö, Aksu NM. The acute effect of systemic blood pressure reduction on intraocular pressure in hypertensive patients. Turkish J Emerg Med. 2022;22(3):131–6. [View at Publisher] [Google Scholar]

Birhanu G, Tegegne AS. Predictors for elevation of Intraocular Pressure (IOP) on glaucoma patients; a retrospective cohort study design. BMC Ophthalmol. 2022;22(1):254. [View at Publisher] [Google Scholar]

Ahn MW, Lee JW, Shin JH, Lee JS. Relationship between intraocular pressure and parameters of obesity in ocular hypertension. Int J Ophthalmol. 2020;13(5):794. [View at Publisher] [Google Scholar]

Kementrian Kesehatan Repruplik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI; 2023. 100 p. [View at Publisher]

Dinas Kesehatan Kota Kendari. Profil Kesehatan Kota Kendari. 2023. [View at Publisher]

Amelia ER, Himayani R, Suharmanto S. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Glaukoma Di Rumah Sakit Mata Lampung Eye Center Bandar Lampung. Med Prof J Lampung. 2024;14(5):1011–22. [View at Publisher] [Google Scholar]

Wakanno JWS, Tamtelahitu C, Tamalsir D. Proporsi dan Karakteristik Pasien Glaukoma di Klinik Mata Utama Maluku. Oftalmol J Kesehat Mata Indones. 2025;7(2):68–74. [View at Publisher] [Google Scholar]

Omodaka K, Kikawa T, Kabakura S, Himori N, Tsuda S, Ninomiya T, et al. Clinical characteristics of glaucoma patients with various risk factors. BMC Ophthalmol. 2022;22(1):373. [View at Publisher] [Google Scholar]

Dewi TK, Yulianti AM, JN NZ, Arief RR. Analisis Faktor Risiko Glaukoma, Studi Kasus di Rsud Singaparna Medika Citrautama. J Optom. 2024;2(1):45–53. [View at Publisher] [Google Scholar]

Lee K, Yang H, Kim JY, Seong GJ, Kim CY, Bae HW. Risk factors associated with structural progression in normal-tension glaucoma: intraocular pressure, systemic blood pressure, and myopia. Invest Ophthalmol Vis Sci. 2020;61(8):35. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nishida T, Moghimi S, Chang AC, Walker E, Liebmann JM, Fazio MA, et al. Association of intraocular pressure with retinal nerve fiber layer thinning in patients with glaucoma. JAMA Ophthalmol. 2022;140(12):1209–16. [View at Publisher] [Google Scholar]

Dizayang F, Bambang H, Purwoko M. Karakteristik penderita glaukoma di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang periode januari 2017-april 2018. J Heal Sci. 2020;13(01):66–73. [View at Publisher] [Google Scholar]

Sato T, Umetsu A, Tanaka M, Ohguro H, Furuhashi M. A silent interplay between elevated intraocular pressure, glaucoma, and hypertension. Hypertens Res. 2025;48(3):1208–10. [View at Publisher] [Google Scholar]

Jammal AA, Berchuck SI, Mariottoni EB, Tanna AP, Costa VP, Medeiros FA. Blood pressure and glaucomatous progression in a large clinical population. Ophthalmology. 2022;129(2):161–70. [View at Publisher] [Google Scholar]

Angriani N, Akib MNR, Mulyadi FE, Irmandha S, Hadi S, Syamsu RF. Glaucoma risk factors. Green Med J. 2022;4(1):1–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Gordon MO, Gao F, Huecker JB, Miller JP, Margolis M, Kass MA, et al. Evaluation of a primary open-angle glaucoma prediction model using long-term intraocular pressure variability data: a secondary analysis of 2 randomized clinical trials. JAMA Ophthalmol. 2020;138(7):780–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Efriza E, Zainun Z, Inaldo R. Gambaran Faktor Risiko Glaukoma Primer Pada Lansia di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017-2019. Nusant Hasana J. 2023;2(8):301–13. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nugraha San. Faktor Risiko Hipertensi Terhadap Kejadian Glaukoma. J Med Hutama. 2022;3(04 Juli):3007–13. [View at Publisher] [Google Scholar]

Sebastian M, Kusumadjaja MA, Sutyawan IWE. Perubahan tekanan intraokuler pasca ekstraksi lensa pada pasien glaukoma sekunder akibat katarak senilis di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Intisari Sains Medis. 2020;11(2):745–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Lee EB, Hu W, Singh K, Wang SY. The association among blood pressure, blood pressure medications, and glaucoma in a nationwide electronic health records database. Ophthalmology. 2022;129(3):276–84. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Dewi Nugrahwati Putri, & Wa Ode Siti Rahma Abdullah. (2026). Analisis Faktor Risiko Kejadian Glaukoma Primer di Kota Kendari: Usia, Tekanan Intraokular, dan Riwayat Hipertensi. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 6(1), 183-192. https://doi.org/10.56742/nchat.v6i1.249