Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Desa Teluk Rendah Pasar Kabupaten Tebo
DOI:
https://doi.org/10.56742/nchat.v6i1.239Keywords:
Anemia, ASI Eksklusif, Pendidikan Ibu, Pendapatan Keluarga, Pola Asuh, StuntingAbstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan kondisi sosial ekonomi rendah dan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan desain case control study dengan jumlah sampel 58 responden yang terdiri atas 29 kasus (balita stunting) dan 29 kontrol (balita normal), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan diolah menggunakan uji Chi-Square (?²) dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu saat hamil (p=0.012), pendidikan ibu (p=0.001), pendapatan keluarga (p=0.000), riwayat anemia (p=0.004), pemberian ASI eksklusif (p=0.002), pengetahuan ibu (p=0.005), dan pola asuh (p=0.009) dengan kejadian stunting. Sementara itu, variabel pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0.178). Disimpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, sosial ekonomi, dan perilaku kesehatan ibu.
References
Alifariki LO, Susanty S, Sukurni S, J Siagian H. The Relationship between Maternal Depression and Stunting in Children: A Systematic Review. J Client-centered Nurs Care. 2022;8(3):147–58. [View at Publisher] [Google Scholar]
Harahap H, Syam A, Palutturi S, Syafar M, Hadi AJ, Ahmad H, et al. Stunting and family socio-cultural determinant factors: A systematic review. Pharmacogn J. 2024;16(1). [View at Publisher] [Google Scholar]
Kustanto A, Rachmat O, Setyadi S. The prevalence of stunting in Indonesia: An examination of the health, socioeconomic status, and environmental determinants. J Iran Med Counc. 2024; [View at Publisher] [Google Scholar]
Tahangnacca M, Amiruddin R, Syam A. Model of stunting determinants: A systematic review. Enfermería Clínica. 2020;30:241–5. [View at Publisher] [Google Scholar]
Rangki L, Haryati H, Rahmawati R, Sukurni S, Salma WO. Risk Factors of Stunting in Children Age 24-59 Months Old. Media Keperawatan Indones. 2020;3(1):10–6. [View at Publisher] [Google Scholar]
La Ode Alifariki SK. Gizi Anak dan Stunting. Penerbit leutikaprio; 2020. [View at Publisher] [Google Scholar]
Pipitcahyani TI, Husni E, Alfiah S, Kasiati K, Isfentiani D, CP D, et al. Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting. Int J Community Serv Learn. 2024;8(1):86–92. [View at Publisher] [Google Scholar]
Islam MS, Zafar Ullah AN, Mainali S, Imam MA, Hasan MI. Determinants of stunting during the first 1,000 days of life in Bangladesh: A review. Food Sci Nutr. 2020;8(9):4685–95. [View at Publisher] [Google Scholar]
Amegbor PM, Sabel CE, Mortensen LH, Mehta AJ, Rosenberg MW. Early-life air pollution and green space exposures as determinants of stunting among children under age five in Sub-Saharan Africa. J Expo Sci Environ Epidemiol. 2024;34(5):787–801. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ainin Q, Ariyanto Y, Kinanthi CA. Hubungan Pendidikan Ibu, Praktik Pengasuhan Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Lokus Stunting Wilayah Kerja Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi. J Kesehat Masy. 2023;11(1):89–95. [View at Publisher] [Google Scholar]
Pusmaika R, Novfrida Y, Simatupang EJ, Djami MEU, Sumiyati I. Hubungan Usia Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Tangerang. Indones Heal Issue. 2022;1(1):49–56. [View at Publisher] [Google Scholar]
Vale D, Andrade ME da C, Dantas NM, Bezerra RA, Lyra C de O, Oliveira AGR da C. Social determinants of obesity and stunting among Brazilian adolescents: a multilevel analysis. Nutrients. 2022;14(11):2334. [View at Publisher] [Google Scholar]
Khoirunnisa A, Arifin M. Faktor Risiko Stunting pada Balita 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kluwut Kabupaten Brebes. J Ilm Gizi Kesehat. 2025;6(02):102–11. [View at Publisher] [Google Scholar]
Logarajan RD, Nor NM, Ibrahim S, Said R. Social determinants of stunting in Malay children aged< 5 years in Malaysia. Nutrition. 2023;111:112030. [View at Publisher] [Google Scholar]
Pasalina PE, Ihsan HF, Devita H. Hubungan riwayat anemia kehamilan dengan kejadian stunting pada balita. J Kesehat. 2023;12(2):267–79. [View at Publisher] [Google Scholar]
Aminin F, Damayanti M, Saputri NAS, Darwitri D. Determinants of stunting: a systematic review. Int J Soc Sci. 2022;1(6):1065–76. [View at Publisher] [Google Scholar]
Dewi ES, Choiriyah M, Suryanto S, Kumboyono K, Ismail DDSL, Wihastuti TA, et al. Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga. Nurs Inf J. 2025;4(2):174–83. [View at Publisher] [Google Scholar]
Organization WH, Fund UNC. The UNICEF-WHO-World Bank Joint Child Malnutrition Estimates (JME) standard methodology: tracking progress on SDG Indicators 2.2. 1 on stunting, 2.2. 2 (1) on overweight and 2.2. 2 (2) on wasting. World Health Organization; 2024. [View at Publisher] [Google Scholar]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bintang Agung Nugraha, Sri Astuti Siregar, Evy Wisudariani, Silvia Mawarti Perdana, Kasyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








