Activity Daily Living Pada Ibu Post Sectio Caesarea

Authors

  • Eko Sari Wahyuni Departemen Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Malang, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.124

Abstract

Postpartum dengan sectio caesarea mempunyai masalah seringnya mengalami rasa nyeri dan takut apabila jahitan lepas saat bergerak karena dilakukan pembedahan dengan cara membuka dinding abdomen dan dinding uterus. Hal tersebut akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan activity daily living ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kebutuhan activity daily living pada ibu postpartum sectio caesarea. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengambilan data dengan instrumen yang telah disiapkan sebelumnya. Sasaran penelitian ini adalah dua ibu postpartum sectio caesarea. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan activity daily living pada subyek 1 dan 2 bahwa hari pertama post sectio caesarea masih membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitas, hari kedua mampu makan dan berpakaian secara mandiri, lalu pada hari ketiga subyek 1 mampu melakukan eliminasi dan personal hygiene di kamar mandi secara mandiri sedangkan subyek 2 dengan didampingi oleh keluarganya. Kesimpulan penelitian  bahwa pemenuhan kebutuhan activity daily living (ADL) pada ibu postpartum sectio caesarea dapat ditingkatkan melalui penerapan mobilisasi dini, yang terbukti membantu mencegah kekakuan otot, mengurangi nyeri, melancarkan sirkulasi darah, serta mempercepat proses pemulihan sehingga ibu menjadi lebih kuat dan mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

References

Kaarayeno AJ, Choeron RC. Early Mobilization Affected the Daily Living Activity based on Dependence on Post Patient Section Caesarian Operation. J Ners dan Kebidanan (Journal Ners Midwifery). 2023;10(1):10–7. [View at Publisher] [Google Scholar]

Mulyanah S, Rini AS. Hubungan Mobilisasi Dini, Nutrisi dan Peran Bidan terhadap Penyembuhan Luka Operasi Sectio Caesarea di RSUD Malingping Tahun 2022: Relationship of Early Mobilization, Nutrition and the Role of Midwives in Wound Healing for Sectio Caesarea Operations at Malingping Hospital in 2022. Open Access Jakarta J Heal Sci. 2023;2(4):665–73. [View at Publisher] [Google Scholar]

Chien P. Global rising rates of caesarean sections. BJOG An Int J Obstet Gynaecol. 2021;128(5):781–2. [View at Publisher] [Google Scholar]

Widjayanti TB. Karakteristik Ibu melahirkan Sectio Caesaria Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Profit X di sekitar Jakarta. J Epidemiol Kesehat Indones. 2020;4(1). [View at Publisher] [Google Scholar]

Qudrotunanda MI, Chamid MS. Analisis Variabel yang Mempengaruhi Persalinan Caesar di RSUD Ploso dengan Pendekatan Model Regresi Logistik Biner. J Sains dan Seni ITS. 2023;11(6):D335–42. [View at Publisher] [Google Scholar]

Khairana SA, Kusumawadi D, Savitri T, Hairunisa N, Amalia H. The Effectiveness of Early Mobilization Program for Post Section Caesaria Patients on the Length of Stay (LOS). J Biomedika dan Kesehat. 2024;7(3):322–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Sulistiawati T, Rahmilasari G, Puspitasari NA. Early mobilization and post-cesarean delivery pain management. Malahayati Int J Nurs Heal Sci. 2024;7(2):224–30. [View at Publisher] [Google Scholar]

Cahyani AN, Maryatun M. Penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea. J Ris Rumpun Ilmu Kesehat. 2023;2(2):58–73. [View at Publisher] [Google Scholar]

Lucin Y, Herlinadiyaningsih H. Early Mobilization pada Ibu Post Pospartum Mempercepat Penyembuhan Luka Sectio Ceserea di RSUD dr Doris Sylvanus: Early Mobilization in Post Posartum Mothers Accelates the Healing of Sectio Ceserea Wounds in RSUD dr Doris Sylvanus. J Surya Med. 2023;9(1):310–5. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yanti DA, Purba ASG, Syara AM, Putri AS. The Relationship Of Early Mobilization With Operational Wound Healing In Postpartum Mothers With Post Section Ceasarea. J Kebidanan Kestra. 2022;5(1):53–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yangchen T, Smitha M V, Sethi P. Effectiveness of Scheduled Early Ambulation on Maternal Outcomes in Post caesarean in Odisha, Eastern India. Indian J Contin Nurs Educ. 2023;24(2):184–9. [View at Publisher] [Google Scholar]

Sarkies MN, Testa L, Carrigan A, Roberts N, Gray R, Sherrington C, et al. Perioperative interventions to improve early mobilisation and physical function after hip fracture: a systematic review and meta-analysis. Age Ageing. 2023;52(8):afad154. [View at Publisher] [Google Scholar]

Wainwright TW, Burgess L. Early ambulation and physiotherapy after surgery. Enhanc Recover after Surg a Complet Guid to Optim outcomes. 2020;211–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Ganer Herman H, Ben Zvi M, Tairy D, Kleiner I, Gonen N, Kuper Sason L, et al. Enhancing patient mobility following cesarean-delivery–the efficacy of an improved postpartum protocol assessed with pedometers. BMC Pregnancy Childbirth. 2020;20:1–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yulianti L, Yunita L, Mariana F, Palimbo A. Early mobilization and length of wound healing post-sectio caesarean: A cross-sectional study. Heal Sci Int J. 2024;2(2):104–14. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Wahyuni, E. S. (2025). Activity Daily Living Pada Ibu Post Sectio Caesarea . Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 5(1), 169-175. https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.124