Hubungan Sanitasi Lingkungan, Personal Hygiene, dan Kecacingan dengan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.114Abstract
Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, salah satunya disebabkan oleh sanitasi lingkungan yang tidak memadai, personal hygiene yang buruk, dan infeksi kecacingan. Di SD Negeri 94 Kendari, terdapat variasi status gizi yang signifikan pada siswa, terutama pada kelas 1 dan 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan, personal hygiene, dan kecacingan dengan status gizi siswa kelas 1 dan 2 SDN 94 Kendari Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan seluruh populasi sebanyak 35 siswa yang terdiri dari kelas 1 dan kelas 2. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan feses dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan sanitasi lingkungan yaitu Sarana air bersih (p=0.001), Sarana jamban sehat (p=0.038), Sarana pengelolaan sampah (p=0.000), dan Saluran pembuangan air limbah (p=0.008), personal hygiene (p=0.001), dan kecacingan(p=0.000) dengan status gizi siswa. Faktor kecacingan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi status gizi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sanitasi lingkungan yang buruk, personal hygiene yang kurang baik, dan infeksi kecacingan berkontribusi terhadap menurunnya status gizi anak. Diperlukan upaya promotif dan preventif seperti edukasi kebersihan diri, perbaikan fasilitas sanitasi sekolah, serta pemberian obat cacing berkala untuk meningkatkan status gizi siswa
References
Afrinis N, Indrawati I, Raudah R. Hubungan. Pengetahuan. Ibu, Pola Makan dan Penyakit. Infeksi Anak dengan Status. Gizi Anak Prasekolah. Aulad J Early Child. 2021;4(3):144–50. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ramlah U. Gangguan kesehatan pada anak usia dini akibat kekurangan gizi dan upaya pencegahannya. Ana’Bulava J Pendidik Anak. 2021;2(2):12–25. [View at Publisher] [Google Scholar]
World Health Organization. Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2023 edition. WHO/UNICEF/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates. [Internet]. 2024. [View at Publisher]
Kemenkes. Laporan Riskesdas 2023 [Internet]. April 2024. 2023. [View at Publisher]
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Profil Kesehatan Propinsi Sulawesi Tenggara [Internet]. Kendari: Bidang P2PL Dinas Kesehatan Prov. Sultra; 2022. [View at Publisher]
Kasumayanti E, Zurrahmi ZR. Hubungan Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Desa Tambang Wilayah Kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Tahun 2019. J Ners. 2020;4(1):7–12. [View at Publisher] [Google Scholar]
Soekatri MYE, Sandjaja S, Syauqy A. Stunting was associated with reported morbidity, parental education and socioeconomic status in 0.5–12-year-old Indonesian children. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(17):6204. [View at Publisher] [Google Scholar]
Basyariyah Q, Diyanah KC, Pawitra AS. Hubungan Ketersediaan Sanitasi Dasar terhadap Status Gizi Baduta di Desa Pelem, Bojonegoro. J Kesehat Lingkung Indones. 2022;21(1):18–26. [View at Publisher] [Google Scholar]
Azhary MR, Putri RN, Amirah N, Tanjung LF, Hayati P. Hubungan Penggunaan Jamban Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Talun Kenas Kecamatan Stm Hilir Kabupaten Deli Serdang Tahun 2023. J Penelit Kesmasy. 2023;6(1):27–34. [View at Publisher] [Google Scholar]
Alfiah T, Alviah ACN. Keterkaitan Fasilitas Penyediaan Air Bersih dan Pengelolaan Sampah dengan Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Pegirian Surabaya. In: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan. 2020. p. 435–42. [View at Publisher] [Google Scholar]
Mia H, Sukmawati S. Hubungan hygiene dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Kurma. In: Journal Peqguruang: Conference Series. 2021. p. 494–502. [View at Publisher] [Google Scholar]
Fauzi Y, Sari FM. Hubungan Pengetahuan dan Pendapatan Dengan Kepemilikan Sarana Pembuangan Air Limbah. J Nurs Public Heal. 2024;12(1):160–7. [Google Scholar]
Risa H, Warganegara E, Rachmawati E, Mutira H. Hubungan antara Personal Hygiene dan Status Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Siswa Sekolah Dasar Negeri di Natar The Relation of Personal Hygiene and Nutrition Status with Helminthiasis on Elementary School Students in Natar. 2022; [View at Publisher] [Google Scholar]
Amalia YN, Sari OP, Munfiah S. Hubungan antara Kecacingan dengan Status Gizi pada Siswa Sekolah Dasar. J Pendidik dan Teknol Indones. 2021;1:81–9. [View at Publisher] [Google Scholar]
Suherman S, ’Aini FQ. Analisis kejadian diare pada siswa di SD Negeri Pamulang 02 Kecamatan Pamulang tahun 2020. J Kedokt dan Kesehat. 2020;15(2):199–208. [Google Scholar]
Yuniarsih MDFN. Pengadaan Tempat Sampah dan Edukasi Pentingnya Pemilahan Sampah Pada Usia Dini di SDN Karangjaya II. 2025;4 (1)(2):5810–7. [Google Scholar]
Widiarti A, Yuliani NNS, Augustina I. Hubungan Perilaku Personal Hygiene terhadap Kejadian Kecacingan dan Stunting Pada Siswa Kelas I-III di SDN Pematang Limau, Kabupaten Gunung Mas. J Surya Med. 2020;5(2):153–9. [View at Publisher] [Google Scholar]
Gaspersz E, Picauly I, Sinaga M. Hubungan Faktor Pola Konsumsi, Riwayat Penyakit Infeksi, Dan Personal Hygiene Dengan Status Gizi Ibu Hamil Di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Timur Teng`Ah Utara. J Pangan Gizi dan Kesehat. 2020;9(2):1081–90. [View at Publisher] [Google Scholar]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Irma, Stefazza Putri Zaama Baden, Devi Savitri Effendy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








