Kontrasepsi Pria dalam Perspektif Sosiologis: Telaah Literatur Tentang Determinan Penerimaan Vasektomi di Indonesia

Authors

  • Sri Susanti Departemen Sosiologi, Fakultas Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah, Malang, Indonesia
  • Oman Sukmana Departemen Sosiologi, Fakultas Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah, Malang, Indonesia
  • Rahcmad K. Dwi Susilo Departemen Sosiologi, Fakultas Program Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.107

Abstract

Penerimaan kontrasepsi vasektomi di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya bersifat medis atau teknis, tetapi juga sosial dan kultural. Masih  banyak  kendala dalam meningkatkan partisipasi pria dalam program KB, seperti  pandangan budaya dan sosial yang menganggap bahwa urusan kontrasepsi adalah tanggung jawab perempuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji determinan sosial dan budaya yang memengaruhi penerimaan vasektomi dan  membahasnya dari perspektif sosiologis untuk memahami faktor-faktor yang mendasari sikap dan perilaku pria terhadap metode ini. Penelitian menggunakan metode studi pustaka atau literature review, bersumber dari  data Google Scholar dan Scopus. Proses penelusuran dilakukan di Google Scholar dengan memakai kata kunci “Faktor yang berhubungan dengan penerimaan kontrasepsi dan metode vasektomi”, yang menghasilkan sekitar 999 artikel. Sementara itu, pencarian di Scopus menggunakan kata kunci “Vasectomy AND acceptance AND factors” dan memperoleh 156  artikel. Secara keseluruhan, dari kedua database tersebut terkumpul 1.149  artikel. seleksi dilakukan menggunakan metode PRISMA, sehingga diperoleh 10 artikel yang relevan untuk ditinjau dalam literature review ini.. Hasil telaah jurnal di dapatkan hasil  dari perspektif sosiologi, penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi pada pria di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial budaya, agama, dan keluarga yang membentuk sikap dan perilaku individu. Kesimpulan tinjauan literatur iin bahwa dukungan keluarga, terutama istri, serta penyuluhan yang efektif dengan pendekatan komunikasi yang sensitif budaya merupakan kunci keberhasilan program KB vasektomi

References

Kahfilani ZA, Al Ghazali MU. Penggunaan Kontrasepsi Vasektomi: Kesehatan, Agama, dan Keharmonisan Rumah Tangga. Islam J Ilm Keagamaan. 2024;1(2):66–81. [View at Publisher] [Google Scholar]

Anshari AY. Hubungan Persepsi Maskulinitas Dengan Konsep Diri Remaja Akhir Laki-Laki. Universitas Islam Sultan Agung Semarang; 2023. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nurullah FA. Perkembangan Metode Kontrasepsi di Indonesia. Cermin Dunia Kedokt. 2021;48(3):397995. [View at Publisher] [Google Scholar]

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Laporan Tahunan Program Keluarga Berencana Nasional 2023. Jakarta: BKKBN; 2023. [View at Publisher] [Google Scholar]

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia [Internet]. 18 Desember 2023. 2023. Available from: https://www.kemkes.go.id/id/category/profil-kesehatan [View at Publisher]

Amraeni Y. Otonomi Reproduksi dan Kontrasepsi: Gender Equality. Penerbit NEM; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]

Amanati NM, Musthofa SB, Kusumawati A. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Vasektomi di Desa Karanganyar Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Media Kesehat Masy Indones. 2021;20(2):91–8. [View at Publisher] [Google Scholar]

Fidorova Y, Hasibuan R, Utami TN. Pemilihan Alat Kontrasepsi Metode Operasi Pria di Kota Binjai. J Manaj Kesehat Yayasan RS Dr Soetomo. 2024;10(1):223–39. [View at Publisher] [Google Scholar]

Saputri JA, Safitri NJC, Jaudah HA, Herbawani CK. Determinan yang Memengaruhi Penerimaan Metode Kontrasepsi Vasektomi pada Pria di Indonesia. J Penelit Inov. 2024;4(3):1469–78. [View at Publisher] [Google Scholar]

Alil R, Regaletha TAL, Ndoen EM. Partisipasi Suami dalam Penggunaan Vasektomi di Kota Kupang. Media Kesehat Masy. 2020;2(1):18–25. [View at Publisher] [Google Scholar]

Raza S. Max Weber and Charles Taylor: On normative aspects of a theory of human action. J Class Sociol. 2023;23(1):97–136. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nole OA, Sinaga DN. Social Action after the Palu Natural Disasters in Max Weber’s Perspective. Socio Polit J Ilm Jur Sosiol. 2025;15(1):125–36. [View at Publisher] [Google Scholar]

Yuniar V. Implementasi Program Keluarga Berencana (KB) dengan Metode Operasi Pria (MOP)/Vasektomi di Kabupaten Bojonegoro. JIAN-Jurnal Ilm Adm Negara. 2023;7(1):18–27. [View at Publisher] [Google Scholar]

Nessa L. The role of spousal communication in family planning in Bangladesh: A sociological study. © University of Dhaka; 2025. [Google Scholar]

Oni DR, Anggraeni FD. Studi Korelasi Faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Suami sebagai Akseptor Vasektomi. J Kebidanan. 2022;86–93. [View at Publisher] [Google Scholar]

Dahlia D, Yusran S, Larisu Z. Pengaruh Efektivitas Penyuluhan dan Pelayanan KB Gratis terhadap Penerimaan Kontrasepsi Vasektomi pada PUS di Kota Kendari. J Kendari Kesehat Masy. 2022;1(2):48–58. [View at Publisher] [Google Scholar]

Lope EE, Juwita N, Rantiasa IM. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Pria Dalam Penggunaan Kontrasepsi Vasektomi Di Klinik Bersalin Sharon Kecamatan Wanea Kota Manado Tahun 2024. J Rev Pendidik dan Pengajaran. 2025;8(1):413–21. [View at Publisher] [Google Scholar]

Pertiwi FD. Gambaran Pemilihan Kontrasepsi Vasektomi Pada Pasangan Usia Subur Di Kecamatan Bogor Selatan Tahun 2019. PROMOTOR. 2021;4(2):184–91. [View at Publisher] [Google Scholar]

Saragih E. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Akseptor Vasektomi di Desa Baruara Kecamatan Balige Kabupaten Toba Tahun 2023. J Keperawatan HKBP Balige. 2023;4(1). [View at Publisher] [Google Scholar]

Oni DR, Ariningtyas RE. Faktor Yang Mempengaruhi Kesediaan Suami Sebagai Akseptor Vasektomi. INVOLUSI J Ilmu Kebidanan. 2025;15(1):26–30. [View at Publisher] [Google Scholar]

AMANI FS, NISA HK, RABBANI MA, PUTRA W, RACHMIATIE A, AZIZ F. Rekonstruksi interpretasi norma agama terhadap kontrasepsi vasektomi: Telaah hukum islam dan etika medis. Halal Ecosyst J. 2024;1(1). [View at Publisher] [Google Scholar]

Maulina L, Rahim SE, Sitorus RJ. Analisis Determinan Yang Berhubungan Dengan Kepesertaan Keluarga Berencana Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Indralaya Selatan Tahun 2021. JAMBI Med JOURNAL" J Kedokt dan Kesehatan". 2021;9(3):315–23. [View at Publisher] [Google Scholar]

Widodo W, Budoyo S, Pratama TGW. Studi Atas Persepsi Masyarakat Kota Semarang Terhadap Pembebanan Sanksi Denda Dalam Program Vaksinasi COVID-19. Masal Huk. 51(1):95–105. [View at Publisher] [Google Scholar]

Fine GA, Hallett T. Group life: An invitation to local sociology. John Wiley & Sons; 2022. [View at Publisher] [Google Scholar]

Curtis KM, Zapata LB, Pagano HP, Nguyen A, Reeves J, Whiteman MK. Removing unnecessary medical barriers to contraception: celebrating a decade of the US Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use. J Women’s Heal. 2021;30(3):293–300. [View at Publisher] [Google Scholar]

Downloads

Published

2025-06-27

How to Cite

Sri Susanti, Oman Sukmana, & Rahcmad K. Dwi Susilo. (2025). Kontrasepsi Pria dalam Perspektif Sosiologis: Telaah Literatur Tentang Determinan Penerimaan Vasektomi di Indonesia. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 5(1), 121-131. https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.107