Perilaku Merokok Remaja di Kabupaten Kotawaringin Timur: Perspektif Teori Habitus Pierre Bourdiue
DOI:
https://doi.org/10.56742/nchat.v5i1.105Abstract
Kebiasaan merokok di kalangan remaja masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meskipun data menunjukkan bahwa 7,4% perokok aktif berusia 10–18 tahun, penelitian mengenai bagaimana kebiasaan ini terbentuk dalam konteks sosial dan budaya lokal masih terbatas. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses pembentukan kebiasaan merokok pada remaja yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan pendekatan fenomenologi dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Adapun variabel penelitian adalah kebiasaan merokok dan faktor determinan sosialnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan kebiasaan merokok pada remaja terjadi karena beberapa faktor yaitu internal (keluarga), eksternal (masyarakat, pergaulan) dan keinginan diri sendiri. Dalam lingkungan keluarga remaja mendapatkan stimulan akibat sehari-harinya melihat secara langsung kebiasaan merokok anggota keluarganya. Dalam masyarakat, dorongan untuk merokok umumnya berasal dari lingkungan pergaulan dengan teman sebaya. Faktor lainnya yaitu dorongan keinginan sendiri sebagai bentuk rekleksi untuk menunjukkan kedewasaan atau untuk mengatasi rasa stress dan kekecewaan. Kesimpulan penelitian bahwa perilaku kebisaan merokok pada remaja terjadi karena pengaruh faktor lingkungan internal (keluarga) dan faktor ekstrenal (masyarakat) dan atas kemauannya sendiri.
References
Ranaei V, Abasi H, Peyambari M, Alizadeh L, Pilevar Z. Factors affecting cigarette smoking in adolescents: A systematic review. Tob Heal. 2022;1(3):138–45. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ehsani-Chimeh E, Sajadi HS, Behzadifar M, Aghaei M, Badrizadeh A, Behzadifar M, et al. Current and former smokers among adolescents aged 12–17 years in Iran: a systematic review and meta-analysis. BMC Public Health. 2020;20:1–15. [View at Publisher] [Google Scholar]
Haryati W, Sahar J, Rekawati E. A qualitative study of factors influencing adolescent smoking behaviors. Enfermería Clínica. 2021;31:593–6. [View at Publisher] [Google Scholar]
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Fact Sheet Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 [Internet]. 2024. 2024. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/fact-sheet-survei-kesehatan-indonesia-ski-2023/ [View at Publisher] [Google Scholar]
Ma C, Xi B, Li Z, Wu H, Zhao M, Liang Y, et al. Prevalence and trends in tobacco use among adolescents aged 13–15 years in 143 countries, 1999–2018: findings from the Global Youth Tobacco Surveys. Lancet Child Adolesc Heal. 2021;5(4):245–55. [View at Publisher] [Google Scholar]
Khan MSR, Putthinun P, Watanapongvanich S, Yuktadatta P, Uddin MA, Kadoya Y. Do financial literacy and financial education influence smoking behavior in the United States? Int J Environ Res Public Health. 2021;18(5):2579. [View at Publisher] [Google Scholar]
Vitória P, Pereira SE, Muinos G, De Vries H, Lima ML. Parents modelling, peer influence and peer selection impact on adolescent smoking behavior: A longitudinal study in two age cohorts. Addict Behav. 2020;100:106131. [View at Publisher] [Google Scholar]
Fithria F, Adlim M, Jannah SR, Tahlil T. Indonesian adolescents’ perspectives on smoking habits: a qualitative study. BMC Public Health. 2021;21:1–8. [View at Publisher] [Google Scholar]
Puteri TA, Husodo BT, Musthofa SB. Dinamika Perilaku Merokok Remaja: Tinjauan terhadap Siswa Boarding School dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. MEDIA Kesehat Masy Indones. 23(2):173–9. [View at Publisher] [Google Scholar]
Pribadi ET, Devy SR. Application of the Health Belief Model on the intention to stop smoking behavior among young adult women. J Public health Res. 2020;9(2):jphr-2020. [View at Publisher] [Google Scholar]
Jannah DSM, Hidajat HG. Analisis Faktor Penyebab dari Gangguan Tidur: Kajian Psikologi Lintas Budaya. Psyche 165 J. 2024;164–71. [View at Publisher] [Google Scholar]
Siburian DPM, Siahaan SML. Pengaruh perilaku merokok orang tua terhadap kaum remaja di HKBP Bagansiapiapi. J Christ Hum. 2022;6(2):16–26. [View at Publisher] [Google Scholar]
Meilani K, Tobing DH. Dampak konformitas teman Sebaya pada Remaja: Systematic review. Innov J Soc Sci Res. 2023;3(5):2544–59. [View at Publisher] [Google Scholar]
Susanto A, Hartono H, Nurhaeni IDA, Kartono DT. The Role of Parents to Prevent Early Adolescents Smoking Behavior: A Qualitative Study on Adolescents in Tegal City, Indonesia. Syst Rev Pharm. 2020;11(7). [View at Publisher] [Google Scholar]
Putri DR, Astutik E, Machmud PB, Tama TD. Male adolescents’(Aged 15-24 years) smoking habit and its determinant: analysis of Indonesia demographic and health survey data, 2017. Afr Health Sci. 2024;24(4):362–72. [View at Publisher] [Google Scholar]
Efendi F, Aidah FN, Has EMM, Lindayani L, Reisenhofer S. Determinants of smoking behavior among young males in rural Indonesia. Int J Adolesc Med Health. 2021;33(5):20190040. [View at Publisher] [Google Scholar]
Ridwan M. Tinjauan Aspek Sosial Budaya Dalam Merokok Elektronik Di Kalangan Remaja. JUKEJ J Kesehat Jompa. 2025;4(1):298–303. [View at Publisher] [Google Scholar]
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Laily Hasanah, Oman Sukana, Rahmad K. Dwi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








