https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/issue/feedNursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)2026-07-01T00:00:00+07:00Adius Kusnanadiuskusnan.fkuho@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)</strong> adalah sebuah jurnal <em>blind peer-review</em> yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu kesehatan pada umumnya dan keperawatan. semua publikasi di jurnal NCHAT bersifat <em>Open access </em>yang memungkinkan artikel tersedia <em>Online Free </em>tanpa berlangganan apapun.</p>https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/275Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue2026-01-24T12:43:01+07:00Siti Nur Fauziahfzia6047@gmail.comYeni Talita Hutabarat yenitalita24@gmail.com<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue. Nyamuk <em>Aedes aegypti</em> dan Aedes albopictus adalah vektor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan demam berdarah dengue. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional pengumpulan data menggunakan data primer dari hasil hematologi analyzer. Sampel penelitian adalah pasien terdiagnosa DBD dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas kemaknaan apabila p <0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara kadar hematokrit dengan derajat keparahan DBD (p <0.001 dan r=0.853). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi kadar hematokrit maka semakin parah derajat keparahan DBD. Terdapat hubungan bermakna antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD (p <0.001 dan r=-0.819). Hal ini bermakna semakin rendah jumlah trombosit, maka semakin parah derajat keparahan DBD. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan signifikan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD</p>2026-02-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Siti Nur Fauziah, Yeni Talita Hutabarat https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/213Analisis Perubahan Hemodinamika Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif dengan Intervensi Posisi Semi Fowler dan Lateral Kanan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta2025-11-11T06:21:49+07:00Nurul Azizahnurulazh1606@gmail.comMuzaroah Ermawati Ulkhasanahmuzaroah_ermawati@udb.ac.idAndriani Mei Astutiandriani_meiastuti@udb.ac.id<p>Gagal jantung kongestif merupakan salah satu penyakit kronis yang disebabkan karena jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif yang mengakibatkan penurunan aliran darah ke organ-organ. Penyakit gagal jantung kongestif dapat mempengaruhi hemodinamika karena gangguan curah jantung. Implementasi terapi farmakologi dapat diberikan untuk memperbaiki hemodinamik dengan kombinasi posisi <em>semi fowler</em> dan <em>lateral</em> kanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan hemodinamika pada pasien gagal jantung kongestif sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi posisi <em>semi fowler</em> dan<em> lateral</em> kanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode adalah <em>pre-exsperimental</em> dengan <em>pre-test post-test without control group design </em>pada 31 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi berupa pemberian posisi semi fowler dan<em> lateral</em> kanan selama 3 hari dengan durasi minimal 15 menit. Hasil analisa data bivariat menggunakan uji Pa<em>ired t Test </em>menunjukan setelah dilakukan intervensi didapatkan data bahwa terdapat penurunan hemodinamik meliputi tekanan darah, nadi, saturasi oksigen, <em>respiratory rate,</em> dan <em>mean atrial pressure </em>(MAP). Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi <em>semi fowler</em> dan <em>lateral </em>kanan memiliki pengaruh terhadap hemodinamika pada pasien gagal jangung kongestif, posisi <em>semi fowler</em> dan<em> lateral</em> kanan dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi non farmakologis untuk membantu pengelolaan hemodinamika pada pasien gagal jantung.</p>2026-02-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nurul Azizah, Muzaroah Ermawati Ulkhasanah, Andriani Mei Astutihttps://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/276Pengaruh Konseling dengan Bantuan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Penggunaan Antibiotik di Kalangan Mahasiswa Farmasi STIKes Keluarga Bunda Jambi2026-01-24T12:44:31+07:00Nurasiah Nurasiahnurasiahaiysah@gmail.comNovi Erviana Harahapnovi@gmail.comNadia RaihanaNadiasari0609@gmail.comFefri Perriantyfefriperrianty3@gmail.com<p>Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan yang dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga kefarmasian memiliki peran penting dalam penggunaan dan edukasi antibiotik yang tepat, sehingga diperlukan upaya peningkatan pengetahuan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling dengan bantuan media <em>leaflet </em>terhadap pengetahuan penggunaan antibiotik di kalangan mahasiswa Farmasi STIKes Keluarga Bunda Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 43 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah konseling, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 13 responden yang menggunakan antibiotik tanpa resep dokter, yang menunjukkan masih adanya praktik penggunaan antibiotik yang tidak rasional, sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai pengertian antibiotik dan cara penggunaannya. Adanya peningkatan tingkat pengetahuan responden setelah diberikan konseling dengan bantuan media <em>leaflet</em>, dengan nilai p = 0.001 (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa konseling berbantuan media <em>leaflet </em>berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan penggunaan antibiotik. Dapat disimpulkan bahwa konseling dengan bantuan media <em>leaflet </em>efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai penggunaan antibiotik yang rasional.</p>2026-03-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nurasiah, Novi Erviana Harahap, Nadia Raihana, Fefri Perrianty