https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/issue/feed Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) 2026-06-23T00:00:00+07:00 Adius Kusnan adiuskusnan.fkuho@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)</strong> adalah sebuah jurnal <em>blind peer-review</em> yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu kesehatan pada umumnya dan keperawatan. semua publikasi di jurnal NCHAT bersifat <em>Open access </em>yang memungkinkan artikel tersedia <em>Online Free </em>tanpa berlangganan apapun.</p> https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/330 Hubungan Lingkungan Sekolah Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa di Madrasah Aliyah Al-Irsyad Kabupaten Konawe 2026-06-02T21:17:20+07:00 Hasrima Hasrima hasrima85@gmail.com Narmawan Narmawan narmawanfebson@gmail.com Mien Mien mienitumien@gmail.com Nurwati Nurwati andinurhikma.ners@gmail.com Andi Nurhikma Mahdi andinurhikma.ners@gmail.com <p>Perilaku merokok pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Lingkungan sekolah sebagai tempat interaksi sosial siswa berpotensi mempengaruhi perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lingkungan sekolah dengan perilaku merokok pada siswa. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XI dan XII sebanyak 46 responden yang diambil secara total sampling. Instrument pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menyatakan lingkungan sekolah kategori buruk (67.4%) dan perilaku merokok kategori tinggi (2.2%), perilaku merokok sedang (60.9%) dan pelikau merokok rendah (37.0%). Analisis statistik korelasi spearman diperoleh p-value sebesar 0.001 (r=0.488), yang berarti terdapat hubungan yang cukup kuat antara lingkungan sekolah dengan perilaku merokok. Kesimpulan ada hubungan lingkungan sekolah dengan perilaku merokok siswa</p> 2026-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Hasrima Hasrima, Narmawan Narmawan, Mien Mien, Nurwati Nurwati, Andi Nurhikma Mahdi https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/331 Hubungan Usia, Lama Menderita Diabetes, dan Penyakit Penyerta dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU Bina Kasih Medan 2026-06-03T09:49:16+07:00 Siti Raudah sraudah149@gmail.com Jentris Hellful Zebua jentriszebua@gmail.com Jumarni Jumarni taniaaryodilla@gmail.com Tania Aryodila jumarniaja37@gmail.com Evalatifah Nurhayati evalatifahnurhayati@unprimdn.ac.id <p>Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat mempengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan sosial sehingga berdampak terhadap kualitas hidup penderitanya. Karakteristik pasien seperti umur, durasi diabetes melitus, dan penyakit penyerta diduga memiliki hubungan dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di RSU Bina Kasih Medan. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 70 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 50–59 tahun sebanyak 39 orang (55.7%), memiliki durasi diabetes melitus sedang sebanyak 47 orang (67.1%), tidak memiliki penyakit penyerta sebanyak 40 orang (57.1%), dan memiliki kualitas hidup kurang sebanyak 25 orang (35.7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara umur dengan kualitas hidup (p = 0.150), tidak terdapat hubungan antara durasi diabetes melitus dengan kualitas hidup (p = 0.359), dan tidak terdapat hubungan antara penyakit penyerta dengan kualitas hidup (p = 0.387). Penelitian ini menyimpulkan bahwa karakteristik pasien yang meliputi umur, durasi diabetes melitus, dan penyakit penyerta tidak berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Kualitas hidup penderita diabetes melitus dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensional seperti kemampuan adaptasi, dukungan keluarga, kepatuhan terapi, dan kondisi psikologis.</p> 2026-06-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siti Raudah, Jentris Hellful Zebua, Jumarni Jumarni, Tania Aryodila, Evalatifah Nurhayati https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/329 Hubungan Ventilasi, Pencahayaan, Kelembapan Rumah, dan Perilaku Pencegahan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lebak Wangi Kabupaten Serang 2026-06-03T09:41:30+07:00 Sari Suriani surianisari.17@gmail.com Elis Aryati elisanggeria@gmail.com <p>Kesehatan masyarakat sebagian besar ditentukan oleh faktor lingkungan dan perilaku. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita yang erat kaitannya dengan kondisi sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan dan perilaku pencegahan dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar balita mengalami ISPA (66.0%), hampir sebagian besar rumah memiliki ventilasi yang memenuhi syarat kesehatan (52.6%), pencahayaan yang memenuhi syarat kesehatan (56.7%), dan kelembaban yang memenuhi syarat kesehatan (68.0%). Selain itu, hampir sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan ISPA yang baik (50.5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ventilasi (p = 0.008), pencahayaan (p = 0.038), kelembaban (p = 0.005), dan perilaku pencegahan (p = 0.012) berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan yang meliputi ventilasi, pencahayaan, dan kelembaban rumah serta perilaku pencegahan dengan kejadian ISPA pada balita.</p> 2026-06-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Sari Suriani, Elis Aryati https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/333 Efektivitas Media Leaflet dalam Meningkatkan Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di PKK Padukuhan Kwarasan, Sleman 2026-06-02T21:18:43+07:00 Siska Dian Yolanda diansiskaa22@gmail.com Ismarwati Ismarwati ismarwati@unisayogya.ac.id <p>Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan reproduksi perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi, terutama akibat rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) mengenai deteksi dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah melalui promosi kesehatan menggunakan media leaflet. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur di PKK Padukuhan Kwarasan, Nogotirto, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada Februari–Maret 2026 terhadap 37 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan deteksi dini kanker serviks yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s alpha = 0.812). Pengukuran dilakukan pada tahap pretest, posttest I segera setelah intervensi, dan posttest II satu minggu setelah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan p &lt; 0.05 menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pengetahuan baik meningkat dari 76% pada pretest menjadi 97% pada posttest I dan mencapai 100% pada posttest II. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pretest dan posttest I (Z = -4.076; p = 0.000) serta antara pretest dan posttest II (Z = -3.855; p = 0.000). Media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan dan mempertahankan pengetahuan wanita usia subur mengenai deteksi dini kanker serviks.</p> 2026-07-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Siska Dian Yolanda, Ismarwati Ismarwati